Neurita (bahasa Inggris:neuritecode: en is deprecated ) merupakan proyeksi dari neuron. Proyeksi ini dapat berupa akson maupun dendrita. Kata ini sering digunakan untuk merujuk ke sel saraf yang masih muda, atau sedang berkembang, terutama pada kultur sel, karena masih sangat sulit untuk membedakan soma dari akson sebelum diferensiasi sel tersebut selesai.
Pengendalian migrasi neurita dan morfogenesis juga sangat penting untuk perkembangan jaringan saraf. Trio, sejenis GEF (bahasa Inggris:Guanine nucleotide exchange factorcode: en is deprecated ) dengan banyak domain, pada model tikus, merupakan modul sinyal utama yang mengendalikan migrasi neuron dan morfogenesis otak kecil dan menterjemahkan sinyal ekstrinsik ke enzim Rho GTPase untuk keperluan mengatur sitoskeleton. Defisiensi pada Trio menyebabkan neurita tidak responsif terhadap faktor pertumbuhan neurita, seperti Netrin-1 dan Semaphorin-6A. Tikus yang tidak memiliki Trio menunjukkan kelainan pada otak kecil dan simtomaataksia yang sangat parah. Cerebella yang terbentuk tidak memiliki granula pada IGL (bahasa Inggris:internal granule cell layercode: en is deprecated ) oleh karena adanya penyimpangan pada migrasi sel dan perkembangan neurita yang abnormal.[6]
Walaupun mekanisme migrasi neurita masih belum banyak diketahui, neurita diketahui mengalami perubahan modus dan laju migrasi yang bergantung pada lapisan kortikal yang dilaluinya.[7] Transduksi sinyal Ca+ dan nukleotida siklik, yang berlangsung sepanjang migrasi, dapat terganggu oleh alkohol.[8]
↑(Inggris)"How does alcohol impair neuronal migration?". Department of Neurosciences, Lerner Research Institute, The Cleveland Clinic Foundation; Kumada T, Jiang Y, Cameron DB, Komuro H. Diakses tanggal 2010-07-08.
Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.