Akson (dari Yunani Kuno: ἄξων, romanized:áxōn, har.'sumbu'code: grc is deprecated ; juga disebut serabut saraf) adalah proyeksi panjang dan ramping dari sel saraf atau neuron yang ditemukan di sebagian besar hewan yang biasanya menghantarkan impuls listrik yang dikenal sebagai potensial aksi menjauh dari badan sel saraf. Fungsi akson adalah untuk mengirimkan informasi ke berbagai neuron, otot, dan kelenjar. Pada neuron indrawi tertentu (neuron sekutub semu), seperti neuron untuk sentuhan dan kehangatan, akson disebut serabut saraf aferen dan impuls listrik merambat di sepanjang serabut ini dari sistem saraf tepi ke badan sel dan dari badan sel ke sumsum tulang belakang melalui cabang lain dari akson yang sama. Disfungsi akson dapat menjadi penyebab banyak gangguan saraf bawaan yang dapat memengaruhi neuron sistem saraf tepi dan sistem saraf pusat. Serabut saraf diklasifikasikan menjadi tiga jenis: serabut saraf kelompok A, serabut saraf kelompok B, dan serabut saraf kelompok C. Kelompok A dan B bermielin, dan kelompok C tidak bermielin. Kelompok-kelompok ini mencakup serat indrawi dan serat gerakan. Klasifikasi lain hanya mengelompokkan serat indrawi ke dalam empat kategori: Tipe I, Tipe II, Tipe III, dan Tipe IV.
Fungsi akson adalah untuk mengirim informasi ke bermacam neuron, otot dan kelenjar.
Akson adalah salah satu dari dua jenis tonjolan sitoplasma dari badan sel neuron; jenis lainnya adalah dendrit. Akson dibedakan dari dendrit berdasarkan beberapa ciri, termasuk bentuk (dendrit sering meruncing sedangkan akson biasanya bulat dengan jari-jari yang konstan), panjang (dendrit terbatas pada wilayah kecil di sekitar badan sel sedangkan akson bisa jauh lebih panjang), dan fungsi (dendrit menerima sinyal sedangkan akson mengirimkannya). Beberapa jenis neuron tidak memiliki akson dan mengirimkan sinyal dari dendritnya. Pada beberapa spesies, akson dapat muncul dari dendrit yang dikenal sebagai dendrit pembawa akson.[1]Tidak ada neuron yang memiliki lebih dari satu akson; namun, pada invertebrata seperti serangga atau lintah, akson terkadang terdiri dari beberapa bagian yang berfungsi kurang lebih secara independen satu sama lain.[2]