Nabal (artinya "tolol"). Seorang kaya penghuni Maon, di tenggara Hebron, dari suku Yehuda puak Kaleb yang beternak domba dan kambing dekat Karmel. Waktu Daud menjadi buron pada masa pemerintahan Saul, Daud mendengar bahwa Nabal mencukur domba-dombanya. Menurut tradisi, masa mencukur bulu domba adalah masa 'ceria menyambut tamu'. Daud mengutus 10 orang anak buahnya menjumpai Nabal dengan permintaan agar Nabal melayani anak buahnya itu pada hari raya, sebagai imbalan jasa Daud melindungi kawanan ternaknya dari penyamun. Nabal—yang tingkah lakunya sesuai namanya, menganggap Daud tidak punya anti apa pun (hanyalah perampas kuasa) -- menolak permintaannya. Karena itu Daud dengan 400 orang anak buahnya bergerak hendak menjumpai Nabal. Seketika Abigail, istri Nabal yang cantik dan cerdik, mengetahui kunjungan utusan itu, dia mengatur agar makanan dan anggur dikirim mendahuluinya dan pergi menemui Daud. Tindakan ini mencegah Daud melakukan pembalasan hutang darah terhadap Nabal. Sekembalinya, Abigail mendapati suaminya mabuk. Hari berikutnya, jantung Nabal terhenti dan membeku seketika dia mendengar perbuatan istrinya. Nabal meninggal kira-kira sepuluh hari kemudian (1 Samuel 25). RAHG/AL/HAO[3]
Nahalal atau Nahalol (bahasa Ibrani:נהללcode: he is deprecated , na·hă·lāl atau na·hă·lōl, artinya: "padang rumput; semak-semak"; juga dieja dalam bahasa Inggris:Nahallalcode: en is deprecated ; Koordinat: 32° 43´, 35° 21´): Nama sebuah kota di wilayah suku Zebulon yang penduduk aslinya gagal diusir oleh suku itu (Hakim–hakim 1:30). Disebut "Nahalal" pada Yosua 19:15 dan Yosua 21:35. Diberikan kepada suku Lewi puak Merari. Lokasinya sekarang tidak diketahui. Diduga berada di desa modern Malul, di dataran Esdraelon.[6]
Narkisus Dalam Roma 16, Paulus menyampaikan salam kepada "mereka yang termasuk isi rumah Narkisus" (Roma 16:11). Ucapan ini memberi kesan bahwa yang dimaksud adalah budak-budak suatu rumah tangga terkemuka. Seorang budak yang dibebaskan, yang menjadi kaya, Narkisus, yang menyebabkan jatuhnya Messalina (Tacitus, Annals 11), bunuh diri tidak begitu lama sebelum Surat Roma ditulis (Annals 13.1) dan budak-budaknya ('Narcissiani' disebut dalam CIL, 3, 3973; 6,15640) menjadi milik Kaisar Nero; tetapi mereka masih suatu kesatuan yang dapat dikenal. Biarpun nama itu lazim juga di luar Roma, tetapi adalah menarik melihat dalam Roma 16:11 terdapat suatu golongan Kristen dalam badan 'Narcissiani' ini. AFW/AL/HAO[12]
Nikopolis (artinya "kota kemenangan"). Dibangun sebagai ibu kota Epirus oleh kaisar Agustus di semenanjung Teluk Ambrakoit, tempat dia berkemah sebelum kemenangannya di Aktium tahun 31 SM. Kota ini adalah koloni Romawi, dan salah satu peranan utamanya ialah sebagai tempat pertandingan-pertandingan Aktia, yang juga dimulai oleh Agustus. Biarpun ada kota-kota lain yang juga bernama Nikopolis, tetapi kota yang satu inilah yang kedudukannya memadai bagi Paulus untuk tinggal terus selama satu musim dingin (Titus 3:12), dan letak geografisnya cocok sebagai pilihan tempat bertemu dengan Titus. Rupanya Paulus berencana menjadikannya pangkalan untuk menginjili Epirus. KLMcK/AL/HAO[25]
Nimrod - Nama putra Kush (Kusy), pejuang atau pahlawan yang perkasa (gibbor), tinggal di Babel, kerajaannya meliputi Babel, Erekh dan Akad (Kej 10:8–10; 1 Taw 1:10). Dialah bapak atau pendiri Niniwe dan Kalah di Asyur (Kej 10:11) dan terkenal sebagai pemburu (Kejadian 10:9). Tanah yang berbatasan dengan Asyur di kemudian hari disebut 'negeri Nimrod' (Mi 5:5). Namanya diabadikan menjadi nama beberapa tempat, termasuk Birs Nimrud, bagian barat daya Babel, dan Nimrud di Asyur. Hal ini, ditambah legenda mengenai dia yang dipelihara di Sumeria, Asyur dan kesusastraan yang kemudian, mencakup dasar yang luas dalam kesusastraan daripada yang terdapat dalam Kej. Karena itu banyak sarjana menyamakannya dengan Sargon dari Agade, kr 2300 SM, yang merupakan pejuang, pemburu dan penguasa Asyur. Dia memimpin ekspedisi-ekspedisi di pantai Laut Tengah, Anatolia Selatan dan Iran. Kemegahan zaman dan prestasinya merupakan alasan untuk menyebut zamannya sebagai 'zaman emas'. Karena hanya nama takhta Sargon yang diketahui, ada kemungkinan dia mempunyai nama-nama lain. Ada yang berpendapat Nimrod melakukan perbuatan-perbuatan berani berkaitan dengan Naram-Sin dari Agade, Tukulti-Ninurta I dari Asyur (Eretz Israel 5, 1958, hlm 32-36) atau dewa-dewa pada zaman permulaan, seperti Ninurta (Nimurda), dewa peperangan Babel dan Asyur, dan pemburu itu, atau Amarutu, nama Samaria untuk dewa Marduk. Tapi Nimrod belum bisa dipastikan sama dengan orang yang mempunyai nama yang sama di luar Alkitab.[27]