Fasilitas yang disediakan oleh Indonesia Museum of Health and Medicine atau iMuseum IMERI FKUI digunakan untuk menunjang pendidikan bagi komunitas kesehatan dan kedokteran. Koleksi spesimen kesehatan yang telah dimiliki sejak masa pemerintahan Hindia Belanda hingga masa pemerintahan Indonesia, merupakan fasilitas yang utama. Jumlah koleksinya mencapai 5 ribu koleksi. Fasilitas pendukungnya adalah teknologi 3 dimensi yaitu meja visualisasi tubuh manusia.[7]
Penghargaan
Tahun 2019, iMuseum IMERI untuk kategori museum cerdas, menerima penghargaan Anugerah Purwakalagrha pada ajang Indonesia Museum Awards 2019. Penghargaan diserahkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (Sahabat Komunitas Jelajah) yaitu Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, MA kepada dr. Isabella Kurnia Liem, M.Biomed, PhD, P.A selaku Ketua Klaster IMuseum IMERI FKUI di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat.[8]