Pembangunan Bank Negara Indonesia atas prakarsa R. M. Margono Djojohadikusumo pada tanggal 5 juni 1946. Penjelasan berlanjut ke fungsi bank sebagai pencetak sekaligus pengedar uangRepublik Indonesia sejak tanggal 30 Oktober 1946.[4]
Museum BNI 1946 didirikan pada 2 Oktober 1998 di area seluas 10.039 m2. Awalnya, gedung ini milik perusahaan dagang dari Belanda bernama Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) atau Factorji Batavia. Pada perkembangan berikutnya, gedung ini menjadi bank.[4]
Pada tahun 1960, Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM) dinasionalisasi menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Gedung tersebut pun beralih menjadi kantor pusat Bank Export Import (Bank Exim) setelah Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim) didirikan pada 31 Desember 1968.[4]
Koleksi yang dipamerkan berupa brankas, alat pencetak uang kuno, miniatur, fotopejabat dan logo Bank Negara Indonesia dari masa ke masa yang dikumpulkan dari cabang Bank Negara Indonesia di berbagai daerah di Indonesia.[4]