Sejarah
Mondi berawal di Afrika Selatan, pemilik perusahaan sebelumnya, Anglo American plc, membangun Merebank Mill di Durban pada tahun 1967.[3]
Pada 2000, perusahaan meningkatkan kepemilikannya di Neusiedler AG dan Frantschach AG, keduanya perusahaan asal Austria, masing-masing menjadi 100 persen dan 70 persen. [4] Pada tahun yang sama, perusahaan mengakuisisi Cofinec, sebuah perusahaan asal Polandia. Perusahaan meningkatkan kepemilikannya di Pabrik Syktyvkar di Republik Komi menjadi 90% pada tahun 2002. [5]
Pada 2004 Mondi meningkatkan kepemilikan sahamnya di Frantschach AG, salah satu bisnis perusahaan di Austria, menjadi 100 persen dan di Celuloza Świecie AG, bisnis di Polandia lainnya, menjadi 71% (dan kemudian mengubah namanya menjadi Mondi Packaging Paper Świecie).[6]
Pada tanggal 2 Juli 2007 perusahaan memisahkan diri dari perusahaan induknya sebelumnya yaitu Anglo American plc, dan menjadi perusahaan yang terdaftar ganda, dengan Mondi Limited terdaftar di Bursa Efek Johannesburg dan Mondi plc. terdaftar di Bursa Efek London.[7]
Pada tahun 2011, Mondi memisahkan Mondi Packaging South Africa (terdaftar sebagai Mpact di Bursa Efek Johannesburg).[8]
Pada tahun 2012, Mondi mengakuisisi Nordenia untuk memperluas bisnis kemasan konsumennya.[9]
Pada Mei 2017, Peter Oswald diangkat sebagai kepala eksekutif grup yang baru. Pada tahun yang sama, persetujuan modernisasi pabrik di Štětí senilai €335 juta (Republik Ceko) disetujui.[10]
Pada tahun 2019, Mondi menyelesaikan penyederhanaan struktur perusahaannya dari perusahaan yang terdaftar ganda menjadi perusahaan induk tunggal dengan nama Mondi plc.[10]
Pada tanggal 1 April 2020, Andrew King menggantikan Peter Oswald sebagai kepala eksekutif Mondi Group.[11]
Pada tanggal 4 Mei 2022, Mondi mengumumkan rencana untuk melepaskan asetnya di Rusia. [12] Namun, pada bulan Desember 2022, The Times melaporkan bahwa penjualan asetnya di Rusia "masih menunggu persetujuan".[13] Pada bulan Februari 2023, Mondi ditambahkan ke daftar Sponsor Perang Ukraina Internasional.[14] Mondi untuk sementara waktu membatalkan niatnya untuk menjual asetnya yang paling signifikan di Rusia, Pabrik Bubur Kertas dan Kertas Syktyvkar, kepada sebuah perusahaan milik Viktor Kharitonin, karena kurangnya kemajuan dalam persetujuan yang diperlukan, pada bulan Juni 2023.[15] Namun, pada bulan September 2023, penjualan tersebut diselesaikan dan Mondi mengkonfirmasi bahwa mereka tidak lagi berdagang di Rusia.[16]
Pada Januari 2023, diumumkan bahwa Mondi telah menyelesaikan akuisisi pabrik kertas Duino dari perusahaan kertas grafis dan khusus Italia, Burgo Group dengan harga €40 juta.[17]
Pada Maret 2024, perusahaan tersebut membuat penawaran yang disepakati senilai £5,1 miliar untuk mengakuisisi DS Smith.[18] Mondi menarik diri dari kesepakatan tersebut setelah adanya penawaran balasan dari International Paper.[19]
Pada April 2026, Indocement resmi membentuk joint venture (JV) dengan Mondi Industrial Bags GmbH, bagian dari Mondi Group, untuk mendirikan PT Mondi Indo Prakarsa Kemasan (MIPK). Perusahaan patungan ini berfokus memproduksi kantong semen ramah lingkungan berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup. Indocement (40%) dan Mondi (60%) bertujuan memperkuat pasokan kemasan berkelanjutan.[20]