Miss Universe Singapura (sebelumnya dikenal dengan nama Miss Universe Singapore) adalah kontes kecantikan yang diselenggarakan di negara Singapura untuk memilih wakil negaranya pada kontes Miss Universe. Pemegang gelar saat ini ialah Annika Sager yang mewakili negaranya di ajang Miss Universe 2025.
Sejarah
Pada awal kompetisi, perwakilan Singapura dipilih melalui kontes-kontes lokal mandiri atau penunjukan langsung. Singapura mencatatkan prestasi besar pertamanya pada Miss Universe 1983 ketika Kathie Lee Lee Beng berhasil menembus babak semifinal dan menempati posisi Top 12.
Prestasi tertinggi dalam sejarah Singapura diraih empat tahun kemudian pada ajang Miss Universe 1987 yang digelar di Singapura selaku tuan rumah. Perwakilan tuan rumah, Marion Nicole Teo, mencetak sejarah besar dengan berhasil melaju hingga babak Top 10.
Era Modern dan Restrukturisasi (2000-an–sekarang)
Selama bertahun-tahun, hak penyelenggaraan kontes ini dipegang oleh grup media Mediacorp Network, sebelum akhirnya lisensi dialihkan ke berbagai manajemen baru untuk menyegarkan citra kompetisi. Kontes ini sempat dipimpin oleh mantan Miss Universe Singapore 2002, Valerie Lim, yang berfokus pada pemberdayaan perempuan urban Singapura.
Setelah sempat mengalami masa paceklik penempatan selama lebih dari tiga dekade, Singapura kembali mencetak sejarah di Miss Universe 2021 di Eilat, Israel. Di bawah arahan tim nasional, Nandita Banna sukses memecahkan rekor 34 tahun dengan membawa Singapura lolos ke babak semifinal Top 16.[1]
Memasuki tahun 2024 dan seterusnya, kompetisi mengalami evolusi besar mengikuti regulasi global Miss Universe, di mana batasan usia, status pernikahan, dan status kepatutan kontestan dihapus sepenuhnya. Hal ini membuka jalan bagi pemilihan yang jauh lebih inklusif dan modern bagi perempuan Singapura.[2]