Marthias Dusky Pandoe (10 Mei 1930–9 Mei 2014) adalah seorang wartawan asal Indonesia. Ia bekerja untuk Harian Kompas sejak tahun 1970 hingga tahun 1998.[2]
Riwayat
Marthias adalah seorang wartawan otodidak tanpa satupun gelar akademis jurnalistik yang dipunyainya. Berkat kerja keras, gemar membaca, kecerdasan, dan tajam dalam melihat persoalan, serta kemampuan membangun jaringan yang luas ia dan karyanya sebagai wartawan mendapat apresiasi yang baik dari berbagai pihak.[2]
Marthias Dusky Pandoe dengan memakai inisial "MDP" dalam setiap tulisannya di Harian Kompas telah diidentikkan sebagai representasi Sumatera Barat. Berkat Marthias, Sumatera Barat lebih dikenal lagi di tataran nasional. Sebaliknya di Sumatera Barat ia juga diidentikkan sebagai Harian Kompas.[2]
Marthias meninggal di Kota Padang pada tanggal 9 Mei 2014. Usianya ketika meninggal adalah 84 tahun. Penyebab kematiannya adalah kelumpuhan. Ia meninggalkan seorang istri, Zuraida, serta tujuh orang anak.[3][4]