Kota kecil in 23x15px|border |alt=|link= Greenland, 23x15px|border |alt=|link= Kerajaan Denmark{{SHORTDESC:Kota kecil in 23x15px|border |alt=|link= Greenland, 23x15px|border |alt=|link= Kerajaan Denmark|noreplace}}
Kota modernnya didirikan pada tahun 1782 dengan nama New atau Nye-Maniitsoq[4][5] oleh para kolonialis Denmark yang pindah dari Sukkertoppen, sebuah pos dagang yang didirikan pada tahun 1755 di lokasi yang kini menjadi Kangaamiut.[6] Seiring waktu, nama asli kota ini kembali digunakan.
Pada abad ke-19, kota ini menjadi pos perdagangan utama bagi Departemen Perdagangan Kerajaan Greenland dalam perdagangan kulit rusa kutub.[7]
Industri
Rencana pembangunan pabrik peleburan aluminium oleh Alcoa di Maniitsoq atau Sisimiut telah dibahas dalam jangka waktu yang cukup lama, setidaknya sejak tahun 2008, namun hingga kini belum berlanjut ke tahap konstruksi.[8] Pabrik tersebut diperkirakan akan menyediakan lapangan kerja bagi 600–700 orang,[9] atau lebih dari satu persen populasi Greenland.
Karena keputusan ini sangat penting bagi masa depan kota, konsultasi publik yang luas dilakukan pada periode 2008–2010 oleh otoritas kota bersama dengan Pemerintah Otonomi Greenland.[10][11][12] Konsultasi ini bertujuan untuk menangani berbagai kekhawatiran terkait dampak lingkungan dan sosial yang mungkin ditimbulkan dari pembangunan pabrik tersebut.[13][14]
Dengan 2.534 penduduk pada tahun 2020, Maniitsoq telah mengalami penurunan populasi dalam jangka waktu yang lama. Kota ini telah kehilangan hampir 15% populasinya dibandingkan dengan tingkat populasi tahun 1990, dan hampir 9% dibandingkan dengan tingkat populasi tahun 2000.[1]