Luki Hermawan yang pensiun sebagai Perwira Tinggi (Pati) Polri telah menorehkan banyak prestasi sebagai polisi. Antara lain saat menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur (13 Agustus 2018-1 Mei 2020), bersama Gidion Arif Setyawan (Direskrimum/Dirreskrimsus waktu itu, kini Kapolres Jakarta Utara) dan Trunoyudo Wisnu Andiko (Kadiv Humas waktu itu, kini Kabid Humas Polda Metro Jaya), dia merilis dan memperkarakan usaha/bisnis slot iklan online 'MeMiles' sebagai investasi bodong. Tindakan tersebut mendapat dukungan Muhammad Iqbal dengan menerbitkan dan menyebarkan pamflet berjudul MEMILES INVESTASI BODONG semasa menjabat sebagai Kadiv Humas Polri (2018-2020). Tindakan itu juga diapresiasi Arteria Dahlan (Anggota Komisi III DPR-RI dari Fraksi PDI-P) dengan mendatangi Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur dan ditemui Irjen Pol Purn Drs Djamaludin (saat itu menjabat Wakil Kapolda Jawa Timur).
Karier Komjen Luki Hermawan cukup moncer di kepolisian tanah air. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya. Prestasinya juga tak kalah banyak. Saat menjabat selama 21 bulan sebagai Kapolda Jawa Timur, selain berhasil membongkar investasi bodong MeMiles, Luki juga berhasil menertibkan supercar di Surabaya.
Pada saat menjadi Kapoltabes Palembang itu pula, pada Juni 2008, Luki berhasil mengamankan Pilkada Sumatera Selatan & Pilwako Palembang. Kemudian diikuti dengan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009. Karena prestasinya ini, Luki mendapat julukan Spesialis Pengamanan Pilkada sehingga sering mendapat penugasan untuk mengamankan banyak Pilkada setelahnya.