Lobate debris aprons (disingkat: LDA) adalah fitur geologis di Mars yang pertama kali diidentifikasi oleh wahanaViking. Fitur ini berupa endapan material reruntuhan yang terakumulasi di kaki tebing atau escarpment, memiliki bentuk cembung dan kemiringan landai menjauhi sumber tebing.[1][2] Beberapa LDA menampilkan garis-garis permukaan (lineations) yang menyerupai gletser berbatu di Bumi.[3]
Data dari instrumen Shallow Radar (SHARAD) pada Mars Reconnaissance Orbiter menunjukkan adanya pantulan kuat dari bagian atas dan dasar struktur LDA, yang menandakan keberadaan es air murni sebagai komponen utama di antara dua lapisan tersebut.[4] Temuan ini mengindikasikan bahwa LDA di Hellas Planitia merupakan gletser yang tertutup lapisan tipis material batuan.[5][6][7][8] Studi radar di kawasan Deuteronilus Mensae juga menunjukkan bahwa seluruh LDA yang dianalisis mengandung es.[9] Analisis lebih lanjut terhadap data SHARAD memperkirakan bahwa lebih dari 80% volume LDA terdiri atas es murni. Kajian pada lima lokasi berbeda di Mars memberikan hasil konsisten mengenai kandungan es yang tinggi ini.[10][11]
Kandungan es yang tinggi mendukung hipotesis bahwa glasier terbentuk melalui presipitasi atmosferik atau kondensasi langsung. Setelah pembentukan awal, periode sublimasi kuat menghasilkan lapisan residu atau akumulasi debris kering pada bagian atas glasier, yang kemudian berfungsi sebagai isolator dan memperlambat hilangnya es.[12]
Eksperimen wahana Phoenix dan pengamatan Mars Odyssey menunjukkan bahwa es bawah-permukaan tersebar luas pada lintang tinggi di Mars dan sebagian besar berupa endapan salju dari kondisi iklim masa lampau.[13] Penemuan es pada LDA memperluas sebaran air beku hingga lintang yang lebih rendah. Hal ini memiliki implikasi praktis, karena endapan tersebut relatif mudah dideteksi dan dipetakan dari orbit, serta berpotensi menjadi sumber air bagi misi manusia di masa depan. LDA di Phlegra Montes, misalnya, terletak pada lintang 38,2° LU, lebih rendah dibanding lokasi pendarat Phoenix di 68° LU.[14]
Lineated Floor Deposits
Lineated floor deposits atau lineated valley fill (LVF) adalah endapan di dasar lembah atau saluran yang menunjukkan punggungan dan alur sejajar yang tampak mengalir mengitari hambatan topografis. Fitur ini, seperti LDA, diyakini kaya akan es, dan kemiripannya dapat ditemukan pada glasier di Bumi. Sejumlah kajian mengusulkan bahwa LVF merupakan tahap evolusioner dari LDA.[15][16] Pola punggungan melengkung khas LDA diduga mengalami pelurusan seiring pergerakan material, sehingga menghasilkan punggungan linear yang menjadi ciri LVF.[17][18][19][20] Baik LDA maupun LVF kerap menampilkan permukaan bertekstur khas yang dikenal sebagai brain terrain, dinamai demikian karena tampilan permukaannya menyerupai lipatan otak manusia.[21] Reull Vallis merupakan salah satu wilayah yang menampilkan endapan tersebut.[22]