Liberalisme adalah salah satu paham utama dalam teori hubungan internasional. Liberalisme berasal dari pemikiran liberal pada Zaman Pencerahan atau Renaisans. Isu utama yang diangkat oleh kaum liberalis adalah masalah yang muncul dalam mencapai perdamaian dan kerja sama internasional yang abadi, serta berbagai metode yang dapat berkontribusi menyelesaikan masalah tersebut.
Bidang studi dalam teori hubungan internasional liberal meliputi:
Teori perdamaian kelembagaan: Bagaimana kerja sama dapat dipertahankan dalam keadaan anarki, bagaimana kepentingan jangka panjang dapat diutamakan ketimbang kepentingan jangka pendek, dan bagaimana para pelaku menyadari keunggulan absolut alih-alih mengejar keunggulan relatif;
Pengaruh organisasi internasional terhadap politik internasional, baik dalam perannya sebagai forum bagi negara untuk mewujudkan kepentingannya dan perannya sebagai pelaku hubungan internasional;