Tamarin singa hitam (Leontopithecuschrysopygus) adalah sebuah tamarin singa endemik di negara bagian São Paulo, Brasil, yang hampir secara eksklusif di Taman Negara Morro do Diabo. Persebaran geografi terbatasnya menjadikannya monyet Dunia Baru terlangka, dengan sedikit yang diketahui tentangnya.[4] Hewan tersebut dinyatakan punah selama 65 tahun sampai ditemukan kembali pada tahun 1970.[5]
Pada 2016, sepasang dewasa ditemukan di timur, di Stasiun Ekologi Caetetus, setelah enam tahun tak terlihat.[6]
↑Rylands, A.B.; Mittermeier, R.A. (2009). "The Diversity of the New World Primates (Platyrrhini)". Dalam Garber, P.A.; Estrada, A.; Bicca-Marques, J.C.; Heymann, E.W.; Strier, K.B. (ed.). South American Primates: Comparative Perspectives in the Study of Behavior, Ecology, and Conservation. Springer. hlm.23–54. ISBN978-0-387-78704-6.
↑Snowdon, Charles T.; Hodun, Alexandra; Rosenberger, Alfred L.; Coimbra-Filho, Adelmar F. (1 January 1986). "Long-call structure and its relation to taxonomy in lion tamarins". American Journal of Primatology. 11 (3): 253–261. doi:10.1002/ajp.1350110307.
↑Albernaz, Ana L. K. M. (1 January 1997). "Home Range Size and Habitat Use in the Black Lion Tamarin (Leontopithecus chrysopygus)". International Journal of Primatology. 18 (6): 877–887. doi:10.1023/A:1026387912013.