Kura-kura pulau pinta[1] (Chelonoidis abingdonii),[2][3] juga dikenal dengan nama kura-kura raksasa pinta,[2]kura-kura pulau abingdon,[4] atau kura-kura raksasa pulau abingdon,[2] adalah spesies kura-kura galapagos yang berasal dari Pulau Pinta. Spesies ini sudah mengalami kepunahan.[4]
Spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh Albert Günther pada tahun 1877 setelah spesimennya tiba di London. Pada akhir abad ke-19, sebagian besar kura-kura pulau pinta sudah musnah akibat perburuan.[5] Pada pertengahan abad ke-20, spesies ini diduga sudah punah[6] hingga ditemukan seekor jantan di pulau tersebut pada tahun 1971. Telah dilakukan upaya untuk mengawinkan si jantan yang bernama Lonesome George ini dengan spesies lain, tetapi upaya ini tidak membuahkan hasil. Lonesome George meninggal pada tanggal 24 Juni 2012 dan diduga spesies ini punah setelah kematiannya.[7] Namun, 17 kura-kura campuran generasi pertama dilaporkan telah ditemukan di Gunung Berapi Wolf di Pulau Isabela pada tahun 2012. Spesimen-spesimen ini masih muda, sehingga orang tua mereka mungkin masih hidup.[8][9] Meskipun begitu, spesies ini telah digolongkan sebagai spesies yang sudah punah di dalam Daftar Merah IUCN.[4]
123van Dijk, Peter Paul; Iverson, John B.; Shaffer, H. Bradley; Bour, Roger; Rhodin, Anders G. J. (2011). "Turtles of the World, 2011 Update: Annotated Checklist of Taxonomy, Synonymy, Distribution, and Conservation Status". Dalam Rhodin, Anders G.J.; Pritchard, Peter C. H.; van Dijk, Peter Paul; Saumure, Raymond A.; Buhlmann, Kurt A.; Iverson, John B.; Mittermeier, Russell A. (ed.). Conservation Biology of Freshwater Turtles and Tortoises. Chelonian Research Monographs, Number 5. hlm.000.197. doi:10.3854/crm.5.000.checklist.v4.2011. OCLC472656069.