Kuadran Coprates merupakan salah satu dari 30 peta kuadran Mars yang digunakan oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui Program Riset Astrogeologi. Kuadran ini dikenal pula sebagai MC-18 (Mars Chart-18).[1] Kuadran ini mencakup bagian dari sejumlah kawasan klasik kuno, yaitu Sinai Planum, Solis Planum, Thaumasia Planum, Lunae Planum, Noachis Terra, dan Xanthe Terra. Penamaan Coprates merujuk pada Coprates Chasma, yaitu sebuah alur memanjang di bagian tengah sistem Valles Marineris.[2] Kuadran Coprates terletak pada 45° hingga 90° bujur barat dan 0° hingga 30° lintang selatan di Mars. Wilayah ini dikenal karena menampilkan sistem ngarai besar Valles Marineris yang sering disebut sebagai Grand Canyon Mars. Tanda-tanda keberadaan air purba ditemukan di kuadran ini, meliputi lembah sungai kuno dan jaringan saluran aliran yang tampak sebagai bentuk lahan terbalik, serta keberadaan danau di dalam Valles Marineris.[3]
Etimologi
Coprates merupakan nama fitur albedo teleskopik yang terletak pada 15° lintang selatan dan 60° bujur barat di Mars. Fitur ini dinamai berdasarkan Sungai Coprates, sebutan kuno bagi Sungai Dez, anak Sungai Karun di Iran modern (sebelumnya Persia) yang bermuara ke Shatt al-Arab di dekat Teluk Persia. Nama ini disetujui oleh Persatuan Astronomi Internasional (IAU) pada tahun 1958. [4][5]
Sistem ngarai
Sistem ngarai Valles Marineris merupakan sistem ngarai terbesar di Tata Surya dan panjangnya hampir sebanding dengan lebar daratan Amerika Serikat jika dibandingkan secara proporsional. Nama resmi untuk keseluruhan sistem tersebut adalah Valles Marineris. Sistem ini berawal dari Noctis Labyrinthus di kuadran Phoenicis Lacus dan berakhir di kuadran Margaritifer Sinus melalui Capri Chasma dan Eos Chasma di bagian selatan. Istilah chasma digunakan oleh Persatuan Astronomi Internasional untuk menyebut depresi memanjang dengan dinding terjal. Valles Marineris ditemukan serta dinamai berdasarkan misi Mariner 9. Ke arah timur dari Noctis Labyrinthus, sistem ngarai ini bercabang menjadi dua alur utama, yaitu Tithonium Chasma di bagian utara dan Ius Chasma di bagian selatan. Bagian tengah sistem terdiri atas lembah-lembah yang lebar seperti Ophir Chasma di utara, Candor Chasma, serta Melas Chasma di selatan. Lebih jauh ke arah timur terletak Coprates Chasma, yang pada ujungnya melebar menjadi Capri Chasma di utara dan Eos Chasma di selatan. Dinding ngarai menunjukkan keberadaan banyak lapisan, sementara lantai beberapa bagian ngarai mengandung deposit material berlapis dalam jumlah besar. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa lapisan-lapisan tersebut terbentuk ketika air pernah mengisi bagian dalam ngarai. Kedalaman sistem ini mencapai 8–10 kilometer, lebih besar dibandingkan Grand Canyon di Bumi yang memiliki kedalaman sekitar 1,6 kilometer.[6][7][8][9]
Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Geology pada Agustus 2009, kelompok ilmuwan yang dipimpin oleh John Adams dari Universitas Washington di Seattle mengajukan model bahwa Valles Marineris mungkin terbentuk akibat runtuhan besar ketika garam-garam sulfat mengalami pemanasan sehingga melepaskan air yang kemudian mengalir membawa material lumpur melalui struktur bawah permukaan. Temuan garam sulfat yang mengandung air dan melepaskannya ketika dipanaskan menjadi salah satu dasar dari model tersebut, dengan kemungkinan sumber panas berasal dari aktivitas vulkanik mengingat keberadaan gunung berapi besar di wilayah sekitar.[10]