Koroh-emas ekor-hijau memiliki panjang 8,9 hingga 9,9cm (3,5 hingga 3,9in) sementara berbobot 3 hingga 3,9g (0,11 hingga 0,14oz).Baik jantan maupun betina dari kedua subspesies memiliki paruh panjang yang sedikit melengkung ke bawah, berwarna merah muda dan hitam. Jantan dari subspesies nominat secara keseluruhan berwarna hijau mengkilap. Ekornya membulat dan berwarna hijau, dengan semua bulu kecuali sepasang bulu tengah memiliki warna putih di pangkalnya. Area di sekitar mata berwarna abu-abu gelap dengan bintik putih di belakang mata. Betinanya lebih kecil. Tenggorokan dan dadanya berwarna keputihan dengan bintik-bintik hijau tebal, dan bulu ekor terluar memiliki ujung putih. Burung muda mirip dengan betina dewasa tetapi dengan tepi bulu kepala bungalan. P. t. leucorrhous pada dasarnya sama dengan subspesies nominat kecuali memiliki area buntut dan bulu penutup ekor bagian bawah yang berwarna putih.[7]
↑Remsen, J. V., Jr., J. I. Areta, E. Bonaccorso, S. Claramunt, A. Jaramillo, D. F. Lane, J. F. Pacheco, M. B. Robbins, F. G. Stiles, and K. J. Zimmer. Version 24 August 2021. Species Lists of Birds for South American Countries and Territories. https://www.museum.lsu.edu/~Remsen/SACCCountryLists.htm retrieved August 24, 2021
↑Schuchmann, K.L., G. M. Kirwan, and P. F. D. Boesman (2020). Green-tailed Goldenthroat (Polytmus theresiae), version 1.0. In Birds of the World (J. del Hoyo, A. Elliott, J. Sargatal, D. A. Christie, and E. de Juana, Editors). Cornell Lab of Ornithology, Ithaca, NY, USA. https://doi.org/10.2173/bow.grtgol1.01 retrieved December 16, 2021