Seorang mantan ketua MPR RI Amien Rais mengunggah sebuah video di kanal YouTube resminya yang menyatakan bahwa Teddy Indra Wijaya adalah gay dan memiliki kedekatan tak wajar dengan presiden Prabowo Subianto.
Awal mula
Teddy berada di belakang Prabowo Subianto saat ia dilantik sebagai Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2024, bertindak sebagai asisten sementara Prabowo
Pada 30 April 2026 Amien Rais seorang mantan ketua MPR RI 1999-2004 yang kini menjabat sebagai Ketua Majelis Syuro Partai Ummat mengunggah sebuah video dengan judul "JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL" di kanal YouTube-nya (@amienraisofficial). Video berdurasi 8 menit tersebut menampakkan Amien Rais yang sedang duduk dan menyatakan bahwa Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia adalah gay dan memiliki kedekatan tak wajar dengan Prabowo. Menurutnya hubungan sesama jenis merupakan hubungan tak bermoral sehingga ia menuntut Teddy Indra Wijaya untuk mundur atau dijauhkan dari Prabowo saja.[1]
Pada 1 Mei 2026, Menteri Komunikasi dan DigitalMeutya Hafid segera memosting keterangan tertulis bahwa pernyataan yang dibangun Amien Rais adalah upaya untuk merendahkan martabat pimpinan negara, tidak memiliki dasar fakta, dan memecah belah bangsa.
Pada 2 Mei 2026 Meutya Hafid kembali mengklarifikasi pernyataan yang diucapkan oleh Amien Rais sebagai narasi fitnah, hoaks dan upaya pembunuhan karakter. Pada hari yang sama Kemkomdigi juga segera memblokir video kontroversial Amien Rais itu dan Meutya mengancam akan menuntut Amien Rais dengan UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 Pasal 27A dan Pasal 28 (2).[2]
Pada 3 Mei 2026 di sela Musyawarah Nasional Partai Ummat, Amien Rais mengatakan bahwa pembungkaman yang dilakukan oleh Kemkomdigi adalah melanggar prinsip demokrasi. Amien Rais dengan berani enggan meminta maaf dan menantang akan membawakan dokter spesialis untuk membuktikannya.[3][4]
Amien Rais mengungkapkan kerisihannya terhadap Teddy Indra Wijaya, ia menganggap bahwa Teddy selalu dekat dengan Prabowo sampai-sampai yang menentukan tamu, menteri, dan jenderal yang datang adalah Teddy sendiri. Amien mengaku dia mendengar langsung dari seorang menteri koordinator yang bercerita kepadanya bahwa menteri tersebut kesulitan menemui Prabowo karena diatur oleh Teddy.
Pada hari yang sama Kepala Badan Komunikasi RI Muhammad Qodari turut prihatin atas Amien Rais karena telah termakan hoaks. Ia menilai tudingan itu muncul dari interpretasi keliru atas sebuah konten yang berisi lagu berjudul 'Aku Bukan Teddy' yang disalahartikan sebagai pernyataan autentik. Di dalam konten tersebut terdapat berbagai kolase foto Teddy dengan latar suara yang mirip dengan Titiek Soeharto.[5]
Bukti eksternal
Pada Maret 2025 warganet digemparkan dengan penemuan akun x (atau Twitter) usang bernama @antoniusenresto yang dimiliki seorang Letnan Kolonel Infanteri sekaligus sahabat Teddy Indra Wijaya.[6]
Akun tersebut kerap kali mengeluarkan cuitan-cuitan yang menengarai bahwa Teddy adalah gay. Contohnya adalah cuitan "Percuma ganteng kalau pacarnya juga ganteng" dengan mencolek akun @tedydawi yang merupakan akun privat Teddy. Akun ini juga pernah mencuit "pria penyuka sesama jenis, kebanyakan ganteng" sembari mencolek akun @tedydawi dan @tanjungrudy. Warganet pun beranggapan @tanjungrudy adalah mantan pacar dari Teddy.
Pada momen yang sama ditemukan akun bernama @ToarTioho yang diduga memiliki hubungan asmara dengan Teddy karena pernah berfoto dengan Teddy di tepi pantai. Akun tersebut memanggil Teddy dengan panggilan "bang kokom" dan sering menanyakan tentang agenda jalan-jalan, perihal ujian, serta sering memberikan doa dan harapan pada Teddy.