Misi NNSC adalah untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan untuk mewujudkan implementasi anak paragraf 13(c) dan 13(d) dari Perjanjian Gencatan Senajta tersebut, yang mencegah pengerahan dilakukan di Korea, personil militer tambahan atau senjata baru, selain penggantian sedikit demi sedikit terhadap peralatan yang rusak atau dilucuti. Laporan dibuat kepada Komisi Gencatan Senjata Militer.[1]
Menurut Perjanjian Gencatan Senjata, NNSC harus terdiri dari empat pejabat senior, dua diantaranya harus dipilih oleh negara netral yang dinominasikan oleh Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa (bahasa Inggris:United Nations Command; UNCcode: en is deprecated ) dan dua yang harus dipilih oleh negara-negara netral yang dinominasikan bersama oleh Tentara Rakyat Korea (KPA) dan Sukarelawan Rakyat Tiongkok (CPV). Istilah "negara entralt diartikan sebagai negara-negara yang pasukan tempurnya tak ikut serta dalam pertikaian di Korea. Komando PBB memilih Swiss dan Swedia, sementara Tentara Rakyat Korea dan Sukarelawan Rakyat Tiongkok memilih Cekoslowakia dan Polandia.[2]
Referensi
↑Korean Armistice Agreement, paragraph 41: "The mission of the Neutral Nations Supervisory Commission shall be to carry out the functions of supervision, observation, inspection, and investigation, as stipulated in Sub-paragraphs 13(c) and 13(d) and Paragraph 28 hereof, and to report the results of such supervision, observation, inspection, and investigation to the Military Armistice Commission."