Kenneth Ribet lahir di Brooklyn, New York dari pasangan David Ribet dan Pearl Ribet, keduanya beragama Yahudi, pada 28 Juni 1948.[1] Sebagai siswa di Far Rockaway High School, Ribet tergabung dalam tim matematika kompetitif, namun bidang studi pertamanya sebenarnya adalah kimia.[2]
Setelah menerima gelar doktoralnya, Ribet mengajar di Universitas Princeton selama tiga tahun sebelum menghabiskan dua tahun melakukan penelitian di Paris.[3] Pada tahun 1978, Ribet bergabung dengan Departemen Matematika di Universitas California, Berkeley. Di sana ia menjabat dalam tiga periode terpisah sebagai pengawas program pascasarjana, pengawas program sarjana, serta pengawas pengembangan departemen tersebut.[3]
Ribet diakui telah merintis jalan menuju pembuktian Teorema Terakhir Fermat oleh Andrew Wiles. Pada tahun 1986, Ribet membuktikan bahwa dugaan epsilon yang dirumuskan oleh Jean-Pierre Serre adalah benar, dan dengan demikian membuktikan bahwa Teorema Terakhir Fermat dapat diturunkan dari dugaan Taniyama–Shimura. Secara krusial, ia juga menunjukkan bahwa seluruh dugaan tersebut tidak diperlukan, melainkan cukup dengan kasus khusus, yaitu pada kurva eliptik semistabil.[7] Teorema Ribet sebelumnya, yaitu teorema Herbrand–Ribet, merupakan kebalikan dari teorema Herbrand tentang sifat keterbagian bilangan Bernoulli dan juga berkaitan dengan Teorema Terakhir Fermat.[8][9][10][11]
Pada tahun 1988, Ribet dilantik sebagai vigneron d'honneur oleh Jurade de Saint-Émilion.[4] Pada tahun 1998, Ribet menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Brown.[4]
↑Chapey, Dr. Geraldine. "Chatting with Chapey: Weber and Ribet Honored", The Wave, 21 Oktober 2005. Diakses 28 September 2018. "Speaking of successful professionals, Kenneth Ribet is a world renowned scholar.... He is a proud graduate of P.S. 114, J.H.S. 210 and Far Rockaway High School."