Kelabat, Klabet, atau Fenugreek (Trigonella foenum-graecum) merupakan tumbuhan dari keluarga Fabaceae. Klabet dapat digunakan untuk obat herbal herb (daunnya) dan sebagai rempah (bijinya), dikenal juga dengan nama methi). Tumbuhan ini dibudidayakan secara global sebagai semi-arid crop dan merupakan bumbu umum untuk pembuatan kari atau kare.
Sejarah
Nama fenugreek atau foenum-graecum berasal dari bahasa Latin untuk "Greek hay". Tanaman ini memiliki kesamaan dengan wild clover yang disebut oleh orang Swedia sebagai: "bockhornsklöver" sama dengan namanya dalam bahasa Jerman: "Bockshornklee", yang berarti: "ram's horn clover".
Zohary and Hopf mencatat bahwa tidak dapat dipastikan mana yang tipe alamiah dari strain Trigonella yang kemudian didomestikasi menjadi fenugreek namun dipercaya bahwa tanaman ini dulunya dibawa untuk dibudidayakan di Near East. Sisa klabet ditemukan di Tell Halal, Iraq, (berdasarkan alisa radiocarbon diperkirakan berumur to 4000 BC) dan Jaman Perunggu di Lachish, sebagaimana juga biji keringnya dijumpai di makam Tutankhamen.[2]Cato the Elder lists fenugreek with clover and vetch as crops grown to feed cattle (De Agri Cultura, 27).
Biji klabet yang berbentuk kubus berwarna kuning sampai amber sering kali digunakan untuk pembuatan pickles, serbuk kari dan pasta kari, dan klabet sering kali dikaitkan dengan masakan dari India.[5] daun kering atau dinamakan kasuri methi (atau kasoori methi di India), setelah wilayah Kasur di Provinsi Punjab, Pakistan, tempat tumbuhan ini ditanam besar-besaran - memiliki rasa pahit dan aroma tajam. Ketika dipanen sebagai biji hijau dinamakan dengan Samudra Methi, di Maharashtra, khususnya di sekitar Mumbai, dimana sering ditanam dekat pantai yang memiliki tanah berpasir, oleh karena itulah kemudian dinamakan (Samudra yang berarti laut di dalam bahasa Sanskerta.[6]
Klabet juga digunakan oleh bangsa Eritrea dan Etiopia sebagai bumbu masakan.[7] Kata klabet di dalam bahasa Amharic adalah abesh (atau abish), dan biji digunakan di Etiopia sebagai pengobatan diabetes.[7]
Tradisi Yahudi juga menggunakan klabet sebagai makanan pada malam pertama dan kedua acara tahun baru mereka (Rosh Hashana).Kebiasaan ini berdasarkan kepada nama Aramaicnya רוביא yang berkaitan dengan itu.
Laktasi atau ASI
Biji klabet dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI .[8]
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa klabet merupakan stimulator potent untuk produksi ASI yang diperkirakan memiliki kemampuan meningkatkan ASI sebanyak 90%.[9]
Obat
Laporan uji non klinis menunjukkan bahwa klabet dapat berfungsi sebagai antivirus karena dapat menyembuhkan demam biasa pada kelompok relawan. Hasil ini dapat dilanjutkan untuk uji klinis pada masa mendatang.[10]
Arthritis memiliki tingkat insiden rendah di India yang mengonsumsi klabet dengan jumlah besar. Meminum 1 cangker teh yang dibuat dari daun klabet perhari dapat mengurangi rasa tidak nyaman pada kasus arthritis.[11]
Klabet dikenal sebagai salah satu bahan obat di daratan Cina dengan nama Hu Lu Ba, yang diyakini berkhasiat sebagai penghangat dan penguat ginjal, penghilang demam dan pereda sakit. Indikasi utama adalah untuk pengobatan hernia, dan sakit tenggorokan. Klabet digunakan di dalam bentuk bentak atau bentuk digongseng (roasted). Di India sekitar 2-3g biji klabet (dinamakan sebagai Methi di India) ditelan pada pagi hari dengan air hangat sebelum gosok gigi dan minum teh atau kopi, yang diharapkan memiliki efek terapi sebagai pereda sakit sendi tanpa efek samping. [butuh rujukan]
Klabet juga bisa digunakan untuk perisa untuk sirup maple. Rasa klabet ini seperti jintan hitam atau cumin, karena adanya komponen pirazina yang berakibat menimmbulkan rasa pahit.
Beberapa trial intervensi pada manusia menunjukkan bahwa efek antidiabetes dari biji klabet berkaitan dengan tipe-1 dan tipe-2 pada manusia dan diuji dengan relevan menggunakan hewan percobaan dengan mengukur penurunan serum glukosa dan emningkatkan toleransi gula.[12] Klabet juga baru-baru ini telah tersedia di pasaran sebagai suplemen untuk mengontrol hiperkolesterolemia dan diabetes oleh para praktisi pengobatan alternatif dan kompelementer. Klabet mengandung banyak serat dan Fenugreek memiliki kandungan tinggi untuk serat, jadi bizinya akan dapat berguna untuk mencegah sembelit jika direndam dengan air hangat dan diminum menjelang tidur [butuh rujukan]
↑Chantry, Caroline J.; Howard, Cynthia R.; Montgomery, Anne; Wight, Nancy (2004). "Use of galactogogues in initiating or augmenting maternal milk supply"(PDF) (Document). ABM protocols, Protocol#9. The Academy Of Breastfeeding Medicine. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2007-06-28. Diakses tanggal 2011-06-01. Supported in part by a grant from the Maternal and Child Health Bureau, Department of Health and Human Services.; ; ; ; ; ; ;