Pada masa kepemimpinan Ulugh Muhammad di Gerombolan Emas ia sering mengalami masalah internal seperti pemberontakan dan perang saudara, serta Ulugh Muhammad sering bersaing dengan saudaranya Sayid Ahmad I dan Kuchuk Muhammad untuk memperebutkan takhta kerajaan. Karena persaingan itu ia terusir dari takhtanya[1].
Ulugh Muhammad lalu meninggalkan Sarai ibukota Gerombolan Emas bersama dengan pengikut setia dan pasukannya ke Krimea, disana Ulugh Muhammad berselisih dengan bangsawan lokal Krimea, ia kemudian pergi lagi ke utara ke kota Belev (sebuah kota di selatan Moskwa), di Belev ia mendapat serangan dari Adipati Moskwa di bawah pimpinan Dmitry Shemyaka, meskipun ia memiliki jumlah pasukan yang lebih sedikit dibandingkan pasukan Adipati Moskwa, namun ia bersama pasukannya dapat memenangkan pertempuran dengan memanfaatkan kabut asap pagi hari. Setelah kemenangan itu ia lalu pergi meninggalkan Belev ke timur ke wilayah Volga Tengah tepatnya di Kazan, disana Ulugh Muhammad bersama pengikut setianya lalu memilih untuk menetap di Kazan[2], Ulugh Muhammad juga mendapat dukungan dan penerimaan oleh bangsawan lokal, dengan dukungan itu Ulugh Muhammad lalu mendirikan Kekhanan Kazan.
Pusat pemerintahan atau Istana Khan (Khan Sarayi) adalah tempat tinggal Khan atau Raja bersama keluarganya, Istana Khan adalah suatu kompleks bangunan besar yang dikelilingi oleh dinding pertahanan berlapis dan tebal. Bangunan utama istana terdiri dari bahan bangunan batu dengan tiga kubah kerucut besar di atasnya, kompleks Istana ini juga memiliki gedung administrasi, pemandian, gudang senjata dan penginapan (Caravanserai) serta Mausoleum Khan yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para Khan Kazan. Sekarang kompleks Istana Khan telah diubah menjadi Istana Gubernur Tatarstan sejak masa Pemerintahan Kekaisaran Rusia.
Pada sistem administrasiKekhanan Kazan[6], kekuasaan tertinggi berada di tangan Khan, tetapi pengambilan keputusan wilayah diserahkan kepada bangsawan lokal dan pejabat militer. Dalam mengambil keputusan Khan dibantu oleh Diwan atau dewan penasihat yang membantu Khan mengambil keputusan penting, para diwan dipimpin oleh pejabat tertinggi yang disebut Qarachay, pada posisi kekuasaan selanjutnya terdapat Sayyid, Sayyid adalah seorang pejabat beragama Islam yang akan memberikan nasihat dan arahan kepada Khan, Sayyid akan mengambil-alih pemerintahan menggantikan Khan ketika terjadi kekosongan kekuasaan.
Selain itu terdapat juga bangunan khas Kazan, yaitu menara Soyembika, sebuah menara miring yang dibangun Ivan IV Vasilyevich setelah menaklukan Kazan. Legenda menyeritakan Ivan IV Vasilyevich ingin menikahi ratu Kazan yaitu Ratu Soyembika yang terkenal akan kecantikannya, Ratu Soyembika sebenarnya tidak mau dinikahi oleh Ivan IV Vasilyevich karena perbedaan agama, Ratu Soyembika mau dinikahi namun meminta satu syarat yaitu ratu ingin dibuatkan menara yang tinggi selama 7 hari, setelah menara selesai dibuat, ia lalu naik ke puncak menara dan melompat dari menara untuk kehormatan agama dan rakyatnya. Namun cerita tersebut adalah legenda dari perjuangan rakyat Tatar dalam menghadapi penjajahanRusia, menurut cerita asli Ivan IV Vasilyevich tidak pernah ingin menikahi Ratu Soyembika, sebelum kejatuhan Kazan, bangsawan lokal Kazan yang pro-Rusia menyerahkan Ratu Soyembika kepada pasukan Ivan IV Vasilyevich. Ratu Soyembika lalu dibawa ke Moskow untuk dipaksa menikah dengan seorang pangeran Tatar, Shah Ali. Ratu menghabiskan sisa hidupnya yang jauh dari Kazan dan meninggal dengan tenang di kota Kasimov.
Di Posad terdapat wilayah etnis atau perkampungan etnis (Sloboda), perkampungan etnis ini menampung banyak etnis luar yang tinggal dan berdagang di Kazan.
Kekhanan Kazan juga menjadi kota makmur dan pusat perdagangan yang penting di Eurasia pada akhir abad ke 9 dan awal abad ke 10. Banyak pedagang-pedagang dari penjuru Eropa atau dari neger-negeri di Timur melakukan perdagangan disini.
H. Sherifi dalam bukunya yang berjudul Zafarnama-i Wilayet-i Kazan[9] atau Kitab Kemenangan Wilayah Kazan) mengatakan:
Диво! Место увеселенья в мире этот город Казань,
В мире больше нет такого города, дающего кров,
В мире нет нигде такого цветущего города, как Казань,
В Казани еду, питье найдут всегда, таков он город Вселенной.''
yang berarti:
Luar biasa! Kota Kazan ini adalah tempat hiburan di dunia,
Tidak ada kota lain di dunia yang menyediakan perlindungan,
Tidak ada kota lain di dunia yang semaju Kazan,
Di Kazan Anda akan selalu menemukan makanan dan minuman, begitulah kota Semesta.
Hal ini diperkuat dengan catatan dari Josaphat Barbaro seorang penjelajah dari Venesia, dalam karyanya yang berjudul "Perjalanan ke Tana"[10], Barbaro menyatakan bahwa Kekhanan Kazan adalah negeri yang makmur yang dipenuhi oleh dataran hijau yang luas dan subur, dengan gandum sebagai penghasilan utamanya. serta dia juga mengatakan harga pangan di Kekhanan Kazan sangatlah murah.
↑Bakhtin, A.; Khamidullin, B. (2017). The History of the Tatars since Ancient Times, Volume IV: Tatar States (15-18th Centuries). Kazan: Marjani Institute of History, Academy of Sciences of the Republic of Tatarstan. hlm.288–358.
↑Rorlich, Azade-Ayşe (1986). The Volga Tatars: A Profile in National Resilience. Stanford, California: Hoover Institution Press. ISBN978-0817983925.
↑Shpakovsky, Viacheslav; Nicolle, David (2013). Armies of the Volga Bulgars & Khanate of Kazan: 9th–16th Centuries (dalam bahasa Inggris). Osprey Publishing. ISBN978-1782000013.
↑Khudyakov, Mikhail (1923). Ocherki po istorii Kazanskogo khanstva (Essays in the History of the Kazan Khanate) (dalam bahasa Rusia). Tatarskoe Knizhnoe Izdatelstvo.
↑Romaniello, Matthew P. (2012). The Elusive Empire: Kazan and the Creation of Russia, 1552–1671. University of Wisconsin Press. hlm.5. ISBN978-0299285143.
↑Galeotti, Mark (2026). Siege of Kazan 1552: Ivan the Terrible Breaks the Kazan Khanate.
↑Şerîf (1947). Usmanov, M. A. (ed.). "Zafar-name-i vilayet-i Kazan". Sovetskoe Vostokovedenie (dalam bahasa Rusia). 5. Academy of Sciences of the USSR: 119–131 – via Vostochnaya Literatura.
↑Barbaro, Giosafat (1971). Skrzhinskaya, E. Ch. (ed.). Barbaro i Kontarini o Rossii (dalam bahasa Rusia). Nauka – via Vostochnaya Literatura.
(Tatar)"Qazan Xanlığı (Khanate of Kazan)". Tatar Encyclopedia. Kazan: Akademi Institusi Ilmiah Ensiklopedia Tatar Republik Tatarstan. 2002.
Viacheslav Shpakovsky, David Nicolle, Gerry Embleton, Armies of the Volga Bulgars & Khanate of Kazan, 9th–16th centuries, Osprey Men-at-Arms 491 (2013).
Azade-Ayshe Rorlich, Origins of Volga Tatars in: The Volga Tatars, a Profile in National Resilience (1986).