Championship 2025–2026 atau disebut juga sebagai Pegadaian Championship (untuk alasan sponsor)[1] adalah musim pertama Championship di bawah nama saat ini dan musim ke-16 di bawah struktur liga saat ini. Kompetisi musim ini akan menggunakan teknologi VAR secara penuh, setelah di musim sebelumnya di uji coba pada pertandingan play-off promosi dan final.[2]
Tim
20 tim akan berkompetisi pada Kejuaraan musim ini. Komposisi tim ini terdiri dari 14 tim bertahan dari musim 2024-25, 3 tim yang gagal bertahan di Liga Super 2024-25, dan 3 tim yang berhasil masuk Kejuaraan 2025-26 dari Liga Nusantara 2024-25.[3]
Sebanyak 20 tim akan dibagi menjadi 2 grup berdasarkan lokasi geografis kandang mereka. Setiap grup terdiri dari 10 tim, dengan setiap tim bermain melawan tim lain di wilayahnya sebanyak tiga kali dalam format triple round-robin.
Tim peringkat pertama dari setiap grup akan melaju ke final dan langsung promosi ke Liga Super 2026–27, sedangkan runner-up akan memainkan play-off promosi untuk memperebutkan sisa tiket promosi. Tim peringkat 10 dari setiap grup akan terdegradasi ke Liga Nusantara 2026–27, dan tim peringkat ke-9 akan bertanding di play-off degradasi untuk menentukan satu tim tambahan yang terdegradasi.[13]
Per pertandingan yang dimainkan pada 2 Maret 2026. Sumber: Championship 2025–26 Kriteria penentuan peringkat: 1) Poin; 2) Poin satu-lawan-satu; 3) Selisih gol satu-lawan-satu; 4) Gol dicetak satu-lawan-satu; 5) Selisih gol; 6) Gol yang dicetak; 7) Poin fair-play; 8) Undian.[14]
Per pertandingan yang dimainkan pada 2 Maret 2026. Sumber: Championship 2025–26 Kriteria penentuan peringkat: 1) Poin; 2) Poin satu-lawan-satu; 3) Selisih gol satu-lawan-satu; 4) Gol dicetak satu-lawan-satu; 5) Selisih gol; 6) Gol yang dicetak; 7) Poin fair-play; 8) Undian.
Play-off Degradasi & Promosi
Play-off akan dimainkan sebagai satu pertandingan. Jika seri setelah waktu regulasi, waktu tambahan dan, jika perlu, adu penalti akan digunakan untuk menentukan tim pemenang. Tim tuan rumah ditentukan melalui tim yang memiliki poin lebih tinggi selama fase grup.[15]
Pertandingan final akan dimainkan sebagai pertandingan tunggal. Jika seri setelah waktu regulasi, waktu tambahan dan, jika perlu, adu penalti akan digunakan untuk menentukan tim pemenang.[15]