Kebangkitan Asia Kebangkitan Asia Tanggal 2021–kini Lokasi Asia Selatan dan Asia Tenggara Sebab
Tujuan
Metode
Hasil Beragam
Hasil penuh menurut negara
Korban jiwa ca 8.400 Cedera 13.000+ Ditangkap 30.000+
Sejak awal 2020-an, serangkaian kebangkitan dan unjuk rasa anti-pemerintah yang banyak dipimpin oleh kaum muda kelahiran Gen Z menyebar di seluruh belahan Asia Selatan dan Asia Tenggara , dengan sejumlah besar di antaranya berujung pada reformasi dan pergantian rezim . Protes tersebut dimulai sebagai tanggapan terhadap merebaknya korupsi , nepotisme , ketidaksetaraan dan mismanajemen ekonomi , otoritarianisme , serta kemunduran demokrasi .[ 1] [ 2] Istilah "Kebangkitan Asia " secara tak resmi dicetuskan untuk menyebut peristiwa tersebut, mengutip kemiripannya dengan kebangkitan dunia Arab , meskipun "Musim Semi Asia", "Protes Gen-Z", dan "revolusi Gen-Z" juga dipakai.[ 3] [ 4] [ 5] [ 6] [ 7]
Protes tersebut dikenal karena peran utamanya diambil oleh Generasi Z , khususnya pelajar , dengan media sosial memainkan peran penting dalam mengorganisasi perlawanan dan penyebaran pesan mereka.[ 8] [ 9] [ 10] [ 11] Sejumlah pemerintah terdampak memberlakukan pencekalan media sosial sebagai akibatnya.[ 12] [ 13] Simbol-simbol dalam budaya populer , seperti bendera Bajak Laut Topi Jerami dari seri manga Jepang One Piece , diadopsi oleh para pengunjuk rasa di sepanjang belahan Asia untuk mendukung tujuan mereka.[ 14] [ 15] Pemerintahan dilengserkan di Sri Lanka , Bangladesh , dan Nepal ;[ 16] sementara unjuk rasa di Indonesia dan Timor-Leste menghasilkan perombakan kebijakan yang tak populer.[ 17] [ 18] [ 19] Unjuk rasa massa juga sedang terjadi di Filipina .[ 20] [ 21] [ 22] Di Myanmar , pergesekan pemerintahan melawan unjuk rasa pro-demokrasi berujung pada perang saudara antara junta pemerintahan dan sejumlah pemberontakan besar .[ 23] [ 24] [ 25] Karena tanggapan yang ditangani dengan keras dan peredaman kekerasan oleh pasukan pemerintahan, terjadi penangkapan massal dan ribuan kematian.[ 26] [ 27] [ 28]
Referensi
↑ "Gen Z protests in Asia: Can they spark real change? – DW – 09/18/2025" . dw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ "From Nepal to Indonesia, What's Driving Asia's Gen Z Protests?" .
↑ Singh, Anand (2025-09-11). "Is this the Asian Spring? Are there parallels with the Arab Spring?" . India Today (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Opinion | From Arab Spring to Asian uprisings" . kathmandupost.com (dalam bahasa English). Diakses tanggal 2025-09-19 . Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link )
↑ Sufian, Abu (2024-08-15). "Arab Spring Effect In South Asia: After Sri Lanka And Bangladesh, Where Next? – OpEd" . Eurasia Review (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Opinion | A Leaderless and Connected Gen Z Is Taking Over in Asia" (dalam bahasa American English). 2025-09-19. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ Sharma, Yashraj. "Nepal, Bangladesh, Sri Lanka: Is South Asia fertile for Gen Z revolutions?" . Al Jazeera (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ Subedi, D. B. (2025-09-11). "Deadly Nepal protests reflect a wider pattern of Gen Z political activism across Asia" . The Conversation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ "Social media is a double-edged sword in protests against corruption and nepotism" . ABC News (dalam bahasa Australian English). 2025-09-20. Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ "How Gen Z-led protests are rattling governments across Asia" . NBC News (dalam bahasa Inggris). 2025-09-15. Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ Jacob, Jayanth (2025-09-14). "From Bangladesh to Nepal: Youth uprisings and what they mean for India" . The New Indian Express (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ Ramachandran, Naman (2024-07-19). "Bangladesh Internet in 'Total Shutdown' Amid Student Protests and Dozens of Deaths: 'Things Are Really Turning Bad' " . Variety (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 20 July 2024. Diakses tanggal 2024-07-20 .
↑ "Gen Z protest in Kathmandu against corruption and ban on social media platforms" . The Kathmandu Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 9 September 2025 .
↑ Harvey, Lex (2025-09-20). "This Japanese manga flag has become a global protest symbol for Gen Z" . CNN (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ Guzman, Chad de. "Indonesian Authorities Respond to Mass Flying of 'One Piece' Flag" . TIME (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2025-09-17. Diakses tanggal 2025-09-21 .
↑ "How public fury toppled leaders in Nepal, Sri Lanka and Bangladesh" . ABC Asia (dalam bahasa Australian English). 2025-09-18. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Indonesian leader fires ministers of finance and security after deadly protests" . NBC News (dalam bahasa Inggris). 2025-09-09. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ " 'Stop thieves': Timor-Leste protesters vow to keep rallying over MP car plan" . ABC News (dalam bahasa Australian English). 2025-09-16. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ International, VB Desk (2025-09-17). "Demonstrations shake Timor-Leste now" . Views Bangladesh (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ Lamb, Kate (2025-09-19). "Mass protest expected in Philippines capital amid public fury over alleged corruption in government projects" . The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077 . Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Philippines president says corruption scandal protests justified | International" . BSS . Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Philippines: Fury over corruption and 'nepo babies' as floods paralyse daily life" . www.bbc.com (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2025-09-17. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Myanmar military government sets long prison terms for election protests" . Al Jazeera (dalam bahasa Inggris). 30 July 2025. Diakses tanggal 2025-09-19 .
↑ "Myanmar military tightens grip as anti-coup protests enter fifth day" .
↑ "Myanmar Violence Escalates With Rise of 'Self-defense' Groups, Report Says" . Voice of America. Agence France-Presse. June 27, 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 January 2022. Diakses tanggal 20 January 2022 .
↑ "UN expert calls for Myanmar action as death toll tops 2,000" . www.aljazeera.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 October 2022. Diakses tanggal 2022-10-10 .
↑ "A Faux Pas by Bangladesh's PM Has Morphed a Small Protest Into a Nationwide Movement" . The Wire (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 22 July 2024. Diakses tanggal 2024-07-22 .
↑ Ellis-Petersen, Hannah (8 September 2025). "At least 10 people killed during protests against Nepal's social media ban" . The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077 . Diakses tanggal 8 September 2025 .