Karl Mannheim (27 Maret 1893–9 Januari 1947) adalah seorang sosiolog kelahiran Hungaria.[1] Ia dilahirkan di Budapest, Hungaria. Meskipun demikian, karier akademis Mannheim berkembang di Jerman dan Inggris.[2] Mannheim adalah salah satu sosiolog pertama yang mendukung ide sociology of knowledge (sosiologi dari ilmu pengetahuan), sebuah teori yang membahas bagaimana interaksi sosial dapat memengaruhi bagaimana manusia melihat, menginterpretasi, dan membuat anggapan tentang dunia.[2]
Pada awal kariernya, Mannheim merupakan seorang filsuf yang mempelajari bidang epistemologi.[2] Dalam bukunya yang paling berpengaruh, "Ideologi dan Utopia", Mannheim mebedakan dua bentuk sistem kepercayaan: sistem ideologi yang cenderung mempertahankan kepercayaan, dan sistem utopia yang mengundang perubahan kepercayaan demi mencapai masa depan yang dianggap baik.[2]
Di London, ia mengajar di Sekolah Ekonomi dan Ilmu Politik London.[2] Pada saat ini, ia menjadi sangat tertarik dengan krisis demokrasi liberal dan ide-ide mengenai demokrasi.[2] Pada tahun 1947, Manheim mendapat peluang untuk memimpin divisi Eropa dari UNESCO. Sayangnya ia meninggal beberapa hari sebelum sempat menjalankan pekerjaan tersebut.[2]
Referensi
↑(Indonesia) Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve