Karina lahir pada 21 Oktober 2005 di Klaten, Jawa Tengah dan kemudian dibesarkan di Pati, Jawa Tengah. Ia merupakan putri dari Nining Hasanah yang merupakan seorang produser. Semasa remajanya, ia menggemari hobi di bidang basket dan travelling.[1]
Ia menamatkan pendidikan menegahnya dari SMA Negeri 1 Pati pada tahun 2022.[2] Kemudian, ia pindah ke Jakarta untuk melanjutkan studi perguruan tingginya di Universitas Bina Nusantara dengan mengambil program studi Komunikasi Massa sekaligus menjalankan bisnis keluarga. Dia juga berkuliah di Universitas Islam Sultan Agung dengan mengambil program studi Ilmu Hukum.[3][4]
Ia kemudian terlibat aktif dalam kegiatan kegiatan publik dan berkontribusi bersama Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.[5] Pada tahun 2026, ia tampil dalam film bergenre horror komedi , Sekawan Limo 2: Gunung Klawih yang dijadwalkan tayang pada 27 Mei 2026.[6]
Karina mendirikan gerakan Anak Muda Berkarya yang lahir dari keprihatinannya melihat masih banyaknya remaja yang kehilangan arah akibat kendala ekonomi dan minimnya dukungan sosial. Dirinya bertujuan agar gerakannya bukan sekadar wadah belajar, melainkan komitmen jangka panjang untuk membentuk karakter, disiplin, dan empati pada generasi muda.[7]
Kontes kecantikan
Mas & Mbak Duta Budaya Kabupaten Pati 2022
Pada tahun 2022, Karina mengikuti kontes Duta Wisata pertamanya saat dia berada di bangku kelas XII SLTA. Dia memenangkan juara pertama dengan berhasil mengalahkan 55 peserta lainnya sebagai Mbak Duta Budaya Kabupaten Pati 2022. Dia di haruskan untuk mempromosikan kebudayaan, kesenian, adat istiadat yang berada di Bumi Mina Tani.[8]
Puteri Otonomi Indonesia 2023
Karina mewakili Kabupaten Pati dalam ajang Putri Otonomi Indonesia 2023 dan berhasil meraih posisi Runner-up 1. Kemenangan ini membawanya menjadi duta daerah yang aktif mempromosikan potensi lokal.[9]
Abang None Jakarta 2024
Pada tahun 2024, ia mengikuti ajang Abang None Jakarta. Ia mengawali kompetisi sebagai Wakil I None Jakarta Pusat dan kemudian berhasil meraih gelar Wakil I Abang None Jakarta 2024 di tingkat provinsi.[10]
Pada malam final yang diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center pada 24 April 2025, ia berhasil memasuki jajaran semifinalis 16 besar dan melaju pada babak 6 besar. Pada babak 6 besar, ia mendapatkan pertanyaan dari Harashta Haifa Zahra selaku Puteri Indonesia 2024 dan Miss Supranational 2024 yang bertanya "How do you face repeated failures without losing your sense of identity?".
I believe that valure is not who we are but it is shape us what we will become. Through failures, we need to take the key of consistency to find our identity. So I encourage every young women and every youth in Indonesia to please know yourself and learn by the lesson. Thank you
Kemudian, Karina berhasil memasuki jajaran empat besar dan menjawab pertanyaaan dari Putri K. Wardani selaku Dewan Pembina dan Penasehat Yayasan Puteri Indonesia yang bertanya "Di dalam hidup terkadang kita dihadapkan kepada pilihan sulit yang harus kita ambil. Seandainya, kamu dihadapkan kepada situasi dimana kamu harus memilih antara segera berangkat sekolah keluar negeri karena aplikasimu sekolah di Ivy League dan pembiayaan kuliah LPDPmu keduanya diterima, atau menunggu ibumu yang baru saja menerima hasil tes kesehatannya yang tidak baik-baik saja, mana yang kamu ambil? Dan jelaskan mengapa kamu memilih pilihanmu".
I would choose to wait for my mom, because I believe family is the first place when you grow up, when you born, when you live since you were a child. This is a environment that you learn about everything. You can learn about education later, but the family comes first. And everyone, I invite every woman, I invite every youth in Indonesia. Please spread love to your family, Please love your family because family is the first thing that you need to respect. Thank you