Kumano (熊野code: ja is deprecated ) adalah sebuah kapal penjelajah berat keempat dan terakhir dari kelas Mogami. Nama Kumano diambil dari nama Sungai Kumano di Prefektur Wakayama di Pulau Honshu. Kumano mulai dibuat pada tahun 1934 dan selesai pada tahun 1937.[4]
Konstruksi
Kelas Mogami pada awalnya dibangun sebagai kapal penjelajah ringan untuk mengikuti aturan Traktat Angkatan Laut Washington, namun kemudian dikonversi menjadi kapal penjelajah berat pada tahun 1937. Suzuya dan Kumano dikonversi dengan beberapa perbaikan, yang mengacu kepada permasalahan yang dialami oleh Mogami dan Mikuma saat diremodel. Setelah dibangun ulang, desain Suzuya dan Kumano merupakan salah satu yang terbaik selama Perang Dunia kedua. Modifikasi Suzuya dan Kumano selesai pada tahun 1939.
Kumano memiliki berat 13440 ton dan panjang 201.6 meter. Ia membawa 15.5 cm turet tripel, 40 mm AA gun, dan Torpedo Tipe 93. Setelah dibangun ulang, ia membawa 20 cm twin gun, 12.7 cm twin gun, type 96 25 mm AA gun, dan Torpedo tipe 93. Ia juga membawa pesawat apung untuk pengintaianAichi E13A dan dilengkapi dengan 2 katapel pesawat terbang.
Masa dinas
Kumano memulai aksinya pada Perang Dunia Kedua sebagai kapal bendera dari Armada ke-4 dan berperan dalam invasi Jepang ke Malaya. Pada tahun 1942, ia turut serta dalam Pertempuran Midway. Selama pertempuran, pada tanggal 5 Juni, ia dan Suzuya membuat manuver untuk menghindari kemungkinan torpedo akan tetapi Mikuma melakukan kesalahan dan membuat ia ditabrak oleh Mogami sehingga ia tenggelam. Setelah Pertempuran Midway, ia melewati beberapa pertempuran. Ia juga terlibat dalam Tokyo Ekspres bersama Chōkai dan Sendai akan tetapi diserang oleh TBF di Kolombangara. Serangan ini menyebabkan ia mengalami kerusakan dan harus kembali ke Kure untuk diperbaiki. Kemudian ia diserang oleh pesawat dari USSBunker Hill, Monterey, dan Cabot pada Pertempuran Laut Filipina. Pada pertempuran ini, Hiyō tenggelam dan Haruna rusak berat.
Pada pertempuran Samar ia tergabung ke dalam Armada Kurita. Dari sini ia dijuluki Kapal 9 Nyawa (Ship of Nine Lives). Sama seperti Aoba, ia bertahan dari beberapa serangan.
25 Oktober 1944. Ia ditorpedo oleh kapal perusak USSJohnston.
Saat ia mundur dan bergerak melewati Selat San Bernardino, ia diserang dari udara dan mengalami kerusakan ringan.
Esok harinya, ia diserang oleh kapal induk USSHancock di Laut Sibuya dan menerima 3 bom berbobot 227 kg. Ia selamat dan bergerak menuju Teluk Manila untuk diperbaiki.
Saat diperbaiki, ia diserang oleh Task Force 38 pada tanggal 29 Oktober.[5]
Saat kembali bertugas, ia diserang oleh kapal selam USSRay pada tanggal 6 November 1944. Ia kemudian dibawa ke Santa Cruz dengan kondisi rusak sedang.
Saat diperbaiki di Santa Cruz, ia diserang oleh USSTiconderoga. Serangan ini akhirnya menghabisi Kumano. Ia tenggelam pada kedalaman 31 meter. Sebanyak 497 termasuk kaptennya tewas dan 636 selamat.