Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Teluk Manila di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Teluk Manila (bahasa Filipino:Look ng Maynilacode: fil is deprecated ) adalah sebuah teluk alamiah yang terletak di barat Pulau Luzon, Filipina. Secara umum, Teluk Manila menjorok ke arah Wilayah Ibukota Nasional Filipina, tempat ibukota Filipina, Manila, berada. Teluk ini memfasilitasi perdagangan antara Filipina dan negara-negara tetangga melalui Pelabuhan Manila,[1] menjadi gerbang bagi pembangunan sosial-ekonomi negara ini sejak zaman penjajahan oleh Spanyol. Teluk Manila memiliki luas sebesar 1.994km2 (769,9sqmi) dan garis pantai sepanjang 190km (118,1mi). Letak teluk ini berada di bagian barat dari Pulau Luzon dan dibatasi oleh Kota Cavite dan Metro Manila di sebelah timur, Provinsi Bulacan dan Pampanga di utara, serta Provinsi Bataan di barat dan barat laut.[2] Teluk Manila menampung air dari daratan sebanyak 17.000km2 (6.563,7sqmi) dari daerah aliran sungai setempat, dengan 49% di antaranya dialiri dari Sungai Pampanga. Kedalaman rata-rata teluk ini mencapai 17m (55,8ft), sehingga diperkirakan teluk ini dapat menampung air sebanyak 28,9 miliar meter kubik. Jarak dari mulut teluk ke dalam teluk mulut teluk sebesar 19km (11,8mi) dan lebar sepanjang48km (29,8mi). Namun, lebar teluk ini bervariasi dari 22km (13,7mi) di mulut hingga selebar 60km (37,3mi) pada titik terlebar.[2]
Di jalur teluk ini terdapat dua pulau yaitu Pulau Corregidor dan Caballo.[2] sekitar 2 mil (3.2km) ke arah Utara dan 6,5km (10.5km) lebar pada sisi Selatan. Di arah 40km ke utara terdapat Semenanjung Bataan, tempat dimana puncak-puncak gunung berapi, di antaranya Gunung Pinatubo, berada. Sementara ke arah selatan adalah wilayah dataran provinsi Cavite.
Sejarah
Citra satelit Teluk Manila.
Wilayah Teluk Manila terhubung ke Laguna de Bay (diucapkan "bai") kira-kira 3.000 tahun yang lalu.[2] Akibat aktivitas Patahan Lembah Marikina Barat,[3] wilayah teluk ini terputus oleh daratan yang kini menjadi wilayah permukiman Metro Manila. Akses air dari Laguna ke teluk saat ini hanya terhubung melalui Sungai Pasig.
Wilayah teluk ini pernah menjadi tempat Pertempuran Teluk Manila pada tahun 1898 yang membuat angkatan laut Spanyol takluk dari Amerika Serikat.[4] Lokasinya yang strategis dengan aneka sumber daya alam yang dimiliki,[5] Teluk Manila menjadi gerbang utama akses ekonomi, pemerintahan, dan industri. Selama Perang Dunia II, wilayah Pulau Corregidor dikuasai oleh Jepang, lalu beberapa tahun kemudian beragam pertempuran berlangsung di wilayah teluk ini hingga berakhirnya usaha Belanda untuk menjajah Filipina pada perang La Naval de Manila tahun 1946. Pascakemerdekaan, teluk ini dipenuhi oleh kepadatan bangunan dan industri yang memenuhi sepanjang pantai barat Metro Manila yang berdampak pada penurunan kualitas air dan memburuknya kualitas populasi habitat laut. Kurangnya lahan di tanah genting Metro Manila membuat pemerintah setempat membuat daerah reklamasi baru di tepi barat Metro Manila. Wilayah bernama Bay City ini secara administratif berada di wilayah Kota Parañaque dan Kota Pasay.
Pada tanggal 27 September 2011, tanggul laut Teluk Manila hancur oleh gelombang yang disebabkan oleh Topan Nesat. Gelombang tersebut membuat Kedutaan besar Amerika Serikat, Museo Pambata, dan Sofitel Philippine Plaza terendam oleh banjir. Setidaknya butuh 30 juta Peso Filipina untuk biaya perbaikan.[6] Pada April 2012, tanggul laut kembali dibuka untuk umum setelah didesain ulang untuk menahan gelombang air laut yang lebih kuat akibat angin topan.
Referensi
↑Jacinto, G.S., Azanza, R.V.,Velasquez,I.B. and Siringan, F.P.(2006)."
1234Jacinto, G.S., Velasquez, I.B., San Diego-McGlone,M.L.,Villanoy, C.L. and Siringan,F.B.(2006)."
↑MMDA-Metro Manila Development Authority
versus Concerned Residents of Manila Bay. (2008) in de Castro, J.A.I. "Cleaning Up Manila Bay: Mandamus as a Tool for Environmental Protection."