Panglima militer Indonesia di Timor Timur, Sintong Panjaitan, yang dicopot dari jabatannya, kemudian melanjutkan studi di Amerika Serikat. Pada tahun 1994, ibu Bamadhaj, Helen Todd, menggugat Panjaitan untuk ganti rugi di pengadilan AS.[2] Namun, dia menolak keputusan pengadilan sebagai 'lelucon'[3] dan kembali ke Indonesia.
Sebuah film tahun 1999, berjudul Punitive Damage, menceritakan kisah perjuangan hukum Todd.