Kühr lahir di Batavia (kini Jakarta), sebagai putera dari Carl Adolf Hugo Kühr dan Wilhelmina Petronella Wijnmalen. Ia tumbuh dalam keluarga teosofi yang sejahtera dengan seorang saudari dan 3 orang saudara laki-laki. Salah satu saudara laki-lakinya meninggal saat bayi.[1]Adiknya bernamaSuzanna von Wolzogen Kühr, yang terkenal sebagai sastrawati dan sejarawan, yang mengkhususkan diri dalam sejarah wanita.
Kedua orang tuanya lahir di Hindia Belanda dan berasal dari keluarga pejabat. Mulai tahun 1902, nama marga salah satu leluhur wanitanya digabungkan ke nama marga dirinya, sehingga marganya menjadi von Wolzogen Kühr.[1] Keluarga tersebut menggemari musik dan suka banyak membaca. Sang ayah adalah seorang Freemason dan ibunya aktif dalam Perhimpunan Teosofi, dan secara berkala menulis artikel di Theosofisch Maandblad van Nederlandsch-Indië.
Setelah lulus, ia bekerja sebagai insinyur di Staatsspoorwegen dan antara tahun 1912-1927 menjadi ketua eksploitasi untuk jalur barat Staatsspoorwegen di Nederlands-Indie.