Joseph Francis Rummel (14 Oktober 1876–8 November 1964) adalah seorang prelat Katolik Amerika Serikat kelahiran Jerman dari Gereja Katolik Roma. Ia menjabat sebagai uskup Keuskupan Omaha di Nebraska dari 1928 sampai 1935 dan sebagai uskup agung Keuskupan Agung New Orleans di Louisiana dari 1935 sampai 1964.
Sebagai advokat kuat untuk kesetaraan rasial, Rummel menerima pehatian nasional karena mengekskomunikasi banyak orang yang secara vokal menentang desegregasi rasial terhadap sekolah-sekolah paroki di keuskupana gung.
Rummel diangkat oleh Pius XI sebagai uskup agung New Orleans kesembilan pada 9 Maret 1935. Ia menggantikan Uskup Agung John Shaw.[7] Rummel menjadi uskup agung pada masa Depresi Besar pada 1930an. Pada masa itu, New Orleans dengan cepat terurbanisasi karena para petani berdatangan ke kota tersebut untuk mencari pekerjaan pabrik. Selain itu, imigran Eropa, yang kebanyakan dari mereka adalah Katolik, juga bermukim di kota tersebut. Sepanjang tiga puluh tahun berikutnya, populasi Katolik di keuskupan agung tersbeut bertumbuh dua kali lipat sebanyak lebih dari 762.000, dan jumlah murid di sekolah-sekolah Katolik bertumbuh dari kurang dari 40.000 menjadi lebih dari 85.000.[2][8]
Pada masa jabatan Rummel, 45 gereja paroki baru dibentuk sepanjang keuskupan agung, meningkatkan jumlah paroki dari 135 menjadi 180. Pada 1945, ia meluncurkan Youth Progress Program, sebuah inisiatif besar untuk mengumpulkan dana untuk perluasan sisterm sekolah parokial. Program tersebut menghasilkan pembangunan 70 sekolah Katolik baru, termasuk banyak sekolah tinggi baru.
Konsili Vatikan Kedua, penurunan kesehatan dan kehidupan selanjutnya
Pada Oktober 1962, Rummel berusia delapan puluh enam tahun, mengalami penurunan kesehatan, dan nyaris sepenuhnya buta akibat glukoma.[1] Meskipun demikian, ia pergi dari New Orleans ke Kota Vatikan untuk menghadiri sesi pertama Konsili Vatikan Kedua.[2]
Pada Oktober 1960, dalam usia 83 tahun, Rummel mengalami patah lengan dan lutut. Setelah itu, ia nyaris meninggal akibat pneumonia. Rummel sembuh dan terus menjabat sebagai uskup agung sepanjang empat tahun berikutnya, namun kesehatannya menjadi perhatian. Vatikan memberikannya uskup agung koajutor, John Cody, pada 1961, untuk membantunya mengurusi keuskupan agung.[1]
Kematian dan warisan
Rummel meninggal di New Orleans pada 8 November 1964, dalam usia 88 tahun. Ia digantikan oleh Cody, uskup agung koajutornya, yang diangkat menjadi Uskup Agung Chicago oleh Paus Paulus VI kurang dari setahun berikutnya. Rummel disemayamkan di Katedral Santo Louis, French Quarter.[9] Archbishop Rummel High School di Metairie diambil dari namanya.[2]
↑"The Archdiocese of Omaha". Archdiocese of Omaha (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal 2018-08-06.