"Me at the zoo", video pertama di YouTube yang diunggah oleh Karim pada tanggal 23 April 2005.Karim pada September 2004
Jawed Karim (pelafalan dalam bahasa Bengali:[d͡ʒabedkorim]; kelahiran 28 Oktober 1979) adalah insinyur perangkat lunak dan pengusaha internet Amerika Serikat keturunan Bangladesh-Jerman. Ia adalah salah satu pendiri YouTube dan orang pertama yang mengunggah video ke situs tersebut. Video pertama situs, "Me at the zoo", diunggah pada tanggal 23 April 2005 dan telah ditonton lebih dari 382 juta kali hingga Februari2026[update].[2] Saat masih bekerja di PayPal, Karim bertemu dengan sesama pendiri YouTube lain Steve Chen dan Chad Hurley, ia mendesain banyak komponen inti PayPal, salah satunya sistem anti-penipuan waktu nyata.
Masa Kecil dan pendidikan
Jawed Karim lahir pada tanggal 28 Oktober 1979 di Merseburg, Jerman Timur, dari seorang ayah asal Bangladesh dan ibu berkebangsaan Jerman.[3] Ayahnya, Naimul Karim (Bengali: নাইমুল করিমcode: bn is deprecated ), adalah seorang warga Bangladesh yang bekerja sebagai peneliti di 3M, sedangkan ibunya, Christine, adalah seorang ilmuwan biokimia asal Jerman di Universitas Minnesota.[4] Ia adalah anak sulung dari dua bersaudara laki-laki.[5] Ia menyeberangi perbatasan Jerman dalam bersama keluarganya pada awal 1980-an karena mengalami rasisme,[6] dan tumbuh besar di Neuss, Jerman Barat.[note 1] Menghadapi rasisme di sana pula,[6] Karim pindah bersama keluarganya ke Saint Paul, Minnesota, Amerika Serikat, pada tahun 1992.[7]
Selama kuliah, Karim menjalani magang di Silicon Graphics, Inc., di mana ia menangani pengelolaan data voxel 3D untuk kumpulan data berskala sangat besar guna Perenderan volume, termasuk data untuk Proyek Visible Human.[13] Saat bekerja di PayPal pada tahun 2002, ia bertemu dengan Chad Hurley dan Steve Chen. Tiga tahun kemudian, pada tahun 2005, mereka mendirikan situs berbagi video YouTube.[14] Karim membuat akun pertama di YouTube, "jawed", pada 23 April 2005 PDT (24 April 2005 UTC),[15] dan mengunggah video pertama situs tersebut, "Me at the zoo", pada hari yang sama.[16][17]
Setelah mendirikan perusahaan dan mengembangkan konsep serta situs web YouTube bersama Chad Hurley dan Steve Chen, Karim mendaftar sebagai mahasiswa pascasarjana di bidang ilmu komputer di Universitas Stanford sambil bertindak sebagai penasihat untuk YouTube. Ketika situs tersebut didirikan pada Februari 2005, Karim setuju untuk tidak menjadi karyawan dan hanya bertindak sebagai penasihat informal, serta menyatakan bahwa ia fokus pada studinya.[7] Akibatnya, ia mendapatkan porsi saham yang jauh lebih kecil di perusahaan dibandingkan dengan Hurley dan Chen.[18]
Karena perannya yang lebih kecil di perusahaan, Karim sebagian besar tidak dikenal publik sebagai pendiri ketiga hingga YouTube diakuisisi oleh Google pada 2006. Meskipun porsinya di perusahaan lebih kecil, akuisisi tersebut tetap cukup besar sehingga ia menerima 137.443 saham, senilai sekitar $64 juta berdasarkan harga penutupan saham Google saat itu.[19]
Pada Oktober 2006, Karim memberikan kuliah tentang sejarah YouTube di Konferensi ACM tahunan Universitas Illinois yang berjudul "YouTube From Concept to Hyper growth". Karim kembali ke Universitas Illinois pada Mei 2008 sebagai pembicara wisuda ke-136 dan termuda dalam sejarah universitas tersebut.[20][21]
Investasi
Pada Maret 2008, Karim mendirikan sebuah dana ventura bernama Youniversity Ventures (kini dikenal sebagai YVentures) bersama mitra-mitranya, Keith Rabois dan Kevin Hartz.[22] Karim merupakan salah satu investor awal Airbnb, yang berinvestasi pada putaran pendanaan awal (seed round) perusahaan tersebut pada April 2009.[23] YVentures juga telah berinvestasi di Palantir, Reddit, dan Eventbrite.[24]
Tanggapan ke YouTube
Sesekali, Karim memperbarui deskripsi video "Me at the zoo" untuk mengkritik keputusan yang diambil oleh YouTube.
Pada 6 November 2013, YouTube mulai mewajibkan pengguna untuk berkomentar di videonya melalui akun Google+, sebuah langkah yang mendapat penolakan luas dari komunitas YouTube. Sebuah petisi daring untuk membatalkan perubahan tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 240.000 tanda tangan.[25]
Menanggapi kebijakan Google yang mewajibkan anggota YouTube menggunakan Google+ untuk sistem komentarnya, Karim menulis di akun YouTube-nya, "why the fuck do i need a Google+ account to comment on a video?", dan memperbarui deskripsi video pada video pertamanya yang berjudul "Me at the zoo" menjadi "I can't comment here anymore, since i don't want a Google+ account".[26]
Menanggapi tekanan dari komunitas YouTube, Google secara terbuka meminta maaf karena memaksa pengguna Google+ untuk menggunakan nama asli mereka, yang merupakan salah satu alasan integrasi Google+ tidak populer di kalangan pengguna YouTube.[27] Google kemudian menghapus persyaratan Google+ di semua produknya, dimulai dari YouTube.[28] Google mengumumkan pada Oktober 2018 niatnya untuk menutup Google+ secara permanen, karena layanan tersebut gagal mencapai adopsi yang luas di kalangan konsumen maupun pengembang,[29][30] dan karena adanya kerentanan yang mengekspos data 500.000 pengguna.[31][32] Google+ ditutup untuk akun pribadi pada 2 April 2019.[33]
Pada November 2021, Jawed memperbarui deskripsi video "Me at the zoo" untuk menyertakan kalimat "When every YouTuber agrees that removing dislikes is a stupid idea, it probably is. Try again, YouTube🤦♂️."[34] Beberapa hari kemudian, Karim memperbarui deskripsi tersebut lagi menjadi kecaman yang lebih rinci terhadap keputusan YouTube.[35] Pada Februari 2025, Jawed memperbarui deskripsi video "Me at the zoo" untuk menyinggung bahaya mikroplastik bagi otak.[36]
↑Berbagai sumber memberikan informasi yang berbeda mengenai tahun ketika keluarga tersebut pindah dari Jerman Timur ke Jerman Barat. The New York Times menyebutkan tahun 1980.[7]Majalah Star Weekend menyebutkan saat akhir musim panas tahun 1981.[8]Die Welt menyebutkan tahun1982.[6]
↑"Jawed Karim, Co-founder of Youtube". Real Leaders (dalam bahasa American English). April 14, 2018. Diarsipkan dari asli tanggal July 18, 2021. Diakses tanggal January 26, 2021.
123Keese, Christoph (October 22, 2006). "Sergey Brin und Jawed Karim – zwei Karierren". Die Welt (dalam bahasa Jerman). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2019. Diakses tanggal August 20, 2017. Der andere heißt Jawed Karim und wurde 1979 in Merseburg/DDR geboren. Sein Vater kam aus Bangladesch, seine Mutter aus dem Harz. Die Karims waren als Ausländer verpönt und wanderten deswegen 1982 in den Westen aus. In Neuss schlug ihnen wieder Fremdenhass entgegen; deshalb zogen sie in die USA
↑Karim, Jawed (April 23, 2005). "Me at the zoo" (dalam bahasa Inggris). YouTube. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 19, 2021. Diakses tanggal September 1, 2021.