Setelah menikah dengan seorang wanita Inggris bernama Annie Hall pada tahun 1886, Toorop membagi waktunya antara Den Haag, Inggris, dan Brussel, dan setelah tahun 1890 juga di Katwijk aan Zee, sebuah kota pesisir di Belanda. Selama masa ini ia mengembangkan gaya simbolisnya yang unik dengan garis yang dinamis dan tak terkirakan berdasarkan pada motif Jawa, yang amat bergaya langsing dan berancangan kurvilinear. Potret novelnya tahun 1900 tentang temannya Marie Jeanette de Lange dibuat sementara dia tidak mengenakan pakaian (terbatas) modis dan itu dalam gaya Pointillism.
Kemudian ia kembali ke gaya Art Nouveau, di mana permainan garis serupa digunakan untuk tujuan dekoratif, tanpa arti simbolik nyata apapun. Pada tahun 1905 ia masuk Katolik dan mulai memproduksi karya keagamaan. Ia juga menciptakan ilustrasi buku, poster, dan desain kaca berwarna. Sepanjang hidupnya, Toorop juga memproduksi potret berformat sketsa dan sebagai lukisan, yang gayanya berkisar dari amat realistik ke impresionistik.