Ia dikenal karena studi kritisnya terhadap kehidupan dan karya penyair Amerika Sylvia Plath, The Haunting of Sylvia Plath, yang diterbitkan pada 1991.[3] Dalam bukunya, Rose memberikan tafsiran feminis pasca-modernis dari karya Plath, dan mengkritik suami Plath Ted Hughes dan para penyunting lainnya dari tulisan Plath. Rose menyatakan keadaan tersebut juga ia alami dari Hughes dan saudarinya (yang bertindak sebagai eksekutor kesusastraan dari lahan Plath) yang meliputi ancaman-ancaman dari Hughes tentang beberapa analisis Rose dari puisi Plath "The Rabbit Catcher". The Haunting of Sylvia Plath meraih sambutan kritis, dan karya itu sendiri menjadi subjek dari sebuah kritikan terkenal buatan Janet Malcolm dalam bukunya The Silent Woman: Sylvia Plath and Ted Hughes.
States of Fantasy karya Rose menjadi inspirasi bagi Konser Ganda buatan komposer Mohammed Fairouz dengan nama yang sama.[5]
Kritikan terhadap Israel
Rose sangat mengkritik Zionisme, menyebutnya "[membuat] trauma bagi Yahudi dan Palestina".[6] Dalam wawancara yang sama, Rose menyatakan bahwa, mengutip Martin Buber dan Ahad Ha'am, "Jika Zionisme dapat memproduksi suara-suara semacam itu, ini adalah bukti dari sebuah fermentasi dari nilai langka."
Rose, Jacqueline (2013) [1991]. The haunting of Sylvia Plath. London: Virago. ISBN9780349004358.
Rose, Jacqueline (editor) (1993). Why war?: psychoanalysis, politics, and the return to Melanie Klein. Oxford, UK Cambridge, Mass., USA: B. Blackwell. ISBN9780631189244.
Rose, Jacqueline (1996), "Feminine sexuality", dalam Jackson, Stevi; Scott, Sue (ed.), Feminism and sexuality: a reader, New York: Columbia University Press, hlm.74–78, ISBN9780231107082.
Rose, Jacqueline (2011). Proust among the nations: from Dreyfus to the Middle East. Chicago London: The University of Chicago Press. ISBN9780226725789.