Antara 1992 dan 2017, Spalding menjabat dalam jabatan-jabatan pastoral di paroki-paroki Bardstown, Louisville, dan La Grange. Pada 1998, Uskup Agung Thomas C. Kelly mengangkat Spalding ke jabatan-jabatan tambahan, vikaris yudisial dan direktur pengadilan metropolitan. Uskup Agung Joseph Edward Kurtz pada 2011 mengangkat Spalding menjadi vikaris jenderal. Paus Fransiskus mengangkat Spalding menjadi uskup Nashville pada November 2017, dan ia ditahbiskan pada Februari 2018.
Setelah Spalding kembali ke Louisville pada 1992, keuskupan agung menugaskannya menjadi wakil pastor di Basilika. Ia juga menjadi kapelan di Bethlehem High School. Pada tahun berikutnya, ia juga diangkat menajdi hakim paruh waktu untuk pengadilan metropolitan dan pada 1995 sebagai ajudan vikaris yudisial.[2] Pada 1996, keuskupan agung memeindahkan Spalding dari Basilika tersebut ke Paroki Santo Agustinus di Lebanon untuk menjabat sebagai wakil pastor.[2]
Pada 1998, Uskup Agung Thomas Kelly mengangkat Spalding menjadi vikaris yudisial dan direktur pengadilan metropolitan. Ia juga pindah dari Paroki Santo Agustinus ke jabatan paruh waktu sebagai wakil pastor di Paroki Santa Maria Margaret di Louisville. Pada 1999, Spalding menjadi pastor Paroki Perawan Tak Bernoda di La Grange, Kentucky. Ia masih berada di Paroki Perawan Tak Bernoda selama 12 tahun berikutnya.[2]
Uskup Joseph Kurtz pada 2011 mengangkat Spalding menjadi vikaris jenderal dan pastor Paroki Tritunggal Kudus di Louisville pada tahun tersebut. Spalding memegang jabatannya sebagai vikarsi yudisial dan pastor Paroki Perawan Tak Bernoda. Pada 2016, keuskupan agung juga menugaskannya sebagai pastor Paroki Nama Kudus di Louisville.[2]
Pada November 2018, Spalding mengeluarkan daftar 13 rohaniwan diosesan dengan dakwaan pelecehan seksual anak-anak yang mengabdi di Tennessee dari 1940an sampai 1990an.[6]
Pada Januari 2024, Spalding melepas Juan Carlos Garcia dari jabstannya di Paroki Santo Filipus, Franklin, Tennessee, dalam rangka penyelidikan yang tertunda. Seorang remaja pada November 2023 menuduh Garcia menyentuhnya secara tak senonoh.[7]