Iti merupakan kader Partai Demokrat yang menjadi Ketua DPC Demokrat Lebak 2005-2015, Ketua DPD Demokrat Banten 2017-2021, dan kembali memimpin Partai Demokrat Provinsi Banten periode 2021-2025. Ia terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Demokrat periode 2021-2025.[3][4]
Iti berhasil mengeluarkan Lebak dari statusnya sebagai daerah tertinggal pada 2019.[6] Selain itu, Ia juga memperoleh penghargaan bupati terbaik di Asia pada ajang Asia Global Award 2019.[7]
Selama menjabat sebagai Bupati Lebak, Kabupaten Lebak mendapatkan Penghargaan Adipura pada 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Beberapa kebijakan yang dilakukan adalah penertiban para pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah lokasi, melakukan penataan taman-taman kota, dan melakukan penghijauan dengan penanaman pohon di jalan protokol.[8]
Iti juga menemukan strategi pengembangan pariwisata Lebak melalui Lebak Unique yang telah berhasil meningkatkan citra positif Kabupaten Lebak. Ia melakukan strategi pengembangan pariwisata melalui pendekatan city branding melalui empat dimensi, yaitu identity (identitas), objective (tujuan), communication (komunikasi), dan coherence (keselarasan). Lebak Unique diangkat karena keunikan yang ditonjolkan terhadap potensi alam dan budaya di Kabupaten Lebak untuk dijadikan sebagai daya tarik wisata untuk meningkatkan perekonomian daerah. Lebak Unique juga mengantarkan ia meraih Gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran dengan hasil Cumlaude.[9]
Pada tanggal 3 November 2023, Iti bersama dengan wakilnya mengundurkan diri dari Bupati Lebak setelah mengakhiri masa jabatannya. Untuk sementara waktu, Bupati Lebak dijabat oleh Iwan Kurniawan[10]