Dengan invasi yang menarik perhatian internasional yang besar, Liga Bangsa-Bangsa membentuk Komisi Lytton (dipimpin oleh politikus Inggris Victor Bulwer-Lytton) untuk mengevaluasi situasi, dengan organisasi tersebut menyampaikan temuan dan rekomendasinya pada Oktober 1932. Temuan dan rekomendasi tersebut yang menyatakan bahwa negara boneka Jepang di Manchukuo tidak boleh diakui dan kembalinya Manchuria ke kedaulatan Tiongkok mendorong pemerintah Jepang untuk menarik diri sepenuhnya dari Liga Bangsa-Bangsa.