Pertempuran Taiyuan (Hanzi:太原會戰; Pinyin:Tàiyuán Huìzhàn; Wade–Giles:T'ai-yüan Hui-tsan) merupakan pertempuran besar yang terjadi pada 1937 antara Tiongkok dengan Jepang. Nama pertempuran diambil dari Taiyuan (ibu kota provinsi Shanxi), yang terletak di Wilayah Militer ke-2. Pertempuran ini berakhir dengan kemenangan di pihak Jepang atas Tentara Revolusioner Nasional. Jepang berhasil menguasai Suiyuan termasuk sebagian besar wilayah Shanxi dan persenjataan Tentara Revolusioner Nasional di Taiyuan, yang secara efektif mengakhiri skala besar perlawanan terorganisir di daerah Tiongkok Utara.
Pendudukan wilayah memberi Jepang akses ke daerah penghasil batu bara di Datong, Shanxi utara, tetapi akibatnya mereka terkena serangan pasukan gerilya tentara Nasionalis termasuk Angkatan Darat Rute Kedelapan yang berhasil menangkap banyak pasukan Jepang yang bisa saja dialihkan ke kampanye lain.
Galeri
Prajurit Angkatan Darat Rute Kedelapan dengan bendera Jepang yang diambil sebagai hadiah perang.
Tentara Revolusioner Nasional dan warga sipil merayakan kemenangan lokal, 1 Oktober 1937.
Pasukan Tiongkok berbaris untuk mempertahankan jalur gunung Xinkou.