Institut Pertanian Stiper Yogyakarta adalah perguruan tinggi di Indonesia yang berorientasi pada pengembangan perkebunan. Instiper didirikan pada tanggal 10 Desember 1958 oleh Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan (YPKP). Pada awalnya Instiper bernama Sekolah Tinggi Perkebunan (STIPER). Pendiriannya didasarkan pada pertimbangan perlunya pemenuhan sumber daya manusia dalam bidang perkebunan yang pada masa itu. Hal ini terkait dengan pengalihan perkebunan-perkebunan milik Belanda yang dinasionalisasi. [2]
Sejarah
Institut Pertanian Stiper Yogyakarta pada awal didirika pada tanggal 10 Desember 1958 bernama Perguruan Tinggi Staf Perjebunan (PTSP) dimaksudkan untuk mendidik tenaga ahli pada perkebunan indonesia guna memenuhi kebutuhan tenaga ahli pada perkebunan-perkebunan yang ditingalkan tenaga ahli berkebangsaan Belanda akibat Nasionalisasi Perkebunan.
Dalam pembangunannya, PTSP mengalami 3 kali perubahan bentuk kelebagaan denan mengacu pada ketentuan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, Yaitu:
Berdasarkan Surat Keputusan Biro Perguruan Tinggi Swasta Nomor 82/BISWT/P/1964 menjadi Sekolah Tinggi Perkebunan (STIPER) dengan dua jurusan, Yaitu: Jurusan Budidaya Pertanian dan Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 043/O//1985 menjadi Sekolah Tinggi Pertanian (STIPER) dengan dibuka empat jurusan baru, yaitu: 1) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian dengan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. 2) Jurusan Mekanisasi Pertanian dengan Program Studi Mekanisasi Pertanian 3) Jurusan Budidaya Hutan dengan Program Studi Budidaya Hutan 4) Jurusan Teknologi Hasil Hutan dengan Program Studi Teknologi Hasil Hutan
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0142/O//1989 menjadi INSTITUT Pertanian "STIPER" (INSTIPER) dengan Tiga Fakultas. Tiap Fakultas terdiri atas dua Jurusan. INSTIPER diselenggarakan oleh Yayasan Pendididkan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY)
Berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 163/DIKTI/KEP/2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi, Program Studi Budidaya Hutan dan Teknologi Hasil Hutan digabung menjadi satu yaitu Program Studi Kehutanan.
Berdasarkan surat keputusan No. 3728/D/T/2005, Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberikan ijin penyelenggaraan program studi Manajemen Perkebunan jenjang Program Pascasarjana (S2), yang selanjutnya dikenal sebagai Magister Manajemen Perkebunan (MMP).
Institut Pertanian Stiper terakreditasi B berdasarkan surat keputusan BAN-PT No. 3612/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2017 dan diperpanjang berdasarkan surat keputusan BAN PT No.1533/SK/BANPT/Ak.Ppj/PT/IX/2022 tanggal 27 Septermber 2022 dan berlaku sejak tanggal 11 Oktober 2022 s.d. 11 Oktober 2027.
FASILITAS PENDIDIKAN
A. KAMPUS
Penyelenggaraan aktivitas pendidikan di Institut Pertanian Stiper
Yogyakarta diselenggarakan di dua kampus, yaitu:
Di kampus ini berlokasi Kantor Pusat (Rektorat) INSTIPER, Kantor Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Student Center (SC), Pilot Plant, Perpustakaan Pusat, Laboratorium Sentral, Laboratorium Pusat, Kebun Penelitian dan Percobaan (KP2) Maguwoharjo, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Kehutanan, sarana penunjang aktivitas kegiatan kurikuler (perkuliahan dan praktikum),kegiatan ekstrakurikuler (UKM dan Kelembagaan Mahasiswa), kegiatan kokurikuler (INSTIPER Academy), Auditheater dan Grha INSTIPER serta sarana pedukung lainnya
2. Kampus II di Papringan
Kampus Papiangan: Jalan Petung, No. 2 Papriangan, Depok, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Telp. (0274) 562076
Fax: (0274) 885479
Di kampus ini berlokasi Program Pascasarjana S2 - Magister Manajemen Perkebunan (MMP) dan Gedung Yayasan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY).
B. LABORATORIUM
Laboratorium di lingkungan Institut Pertanian Stiper adalah sebagai berikut:
Laboratorium Sentral
Memberikan pelayanan kepada mahasiswa dan dosen INSTIPER untuk melakukan penelitian mandiri maupun jasa analisis.
Memberikan jasa pelayanan kepada pihak eksternal untuk analisis tanah, analisis kimia produk perkebunan, kehutanan maupun pangan.
Memberikan pelayanan terbatas kepada pihak eksternal untuk melakukan penelitian mandiri.
Melayani jasa investigasi lapangan untuk pengambilan sampel, analisis dan interpretasi data.
Laboratorium Pusat
Melayani mahasiswa yang melaksanakan praktikum maupun penelitian dalam rangka penulisan Tugas Akhir maupun Program Kreativitas Mahasiswa.
Memfasilitasi dosen dan mahasiswa ketika melaksanakan kegiatan penelitian.
Ruang kelas untuk pembelajaran dan studio untuk pembuatan content. Instiper Yogyakarta
Laboratorium Fakultas
Melayani mahasiswa yang melaksanakan praktikum maupun penelitian dalam rangka penulisan Tugas Akhir maupun Program Kreativitas Mahasiswa.
Memfasilitasi dosen dan mahasiswa ketika melaksanakan kegiatan penelitian
Fakultas & Program Studi
Fakultas
Jurusan
Program Studi
Jurusan
Program Studi
Fakultas Pertanian
Agroteknologi
Sarjana Perkebunan Aneka Tanaman (ANTAN)
Sarjana Perkebunan Kelapa Sawit (SPKS)
Agribisnis
Sarjana Pembangunan Agribisnis (SPA)
Sarjana Manajemen Bisnis Pertanian(SMBP)
Sarjana Enterpreneur Agribisnis (SEA)
Fakultas Teknologi Pertanian
Teknologi Hasil Pertanian
Sarjana Teknologi Industri Energi Baru Terbarukan (STIBET)
Sarjana Teknologi Industri Perkebunan dan Pangan (STIPP)
Sarjana Teknologi Pengolahan Kelapa Sawit dan Turunannya (STPK)
Sarjana Teknologi dan Industri Kayu Ringan (STKIR)
Fasilitas Kebun
Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP.2)
Kebun Ungaran
STIPER Edu Agro Tourism (SEAT)
KP2 unit 1 dibawen, ungaran, luas sekitar 12 hektar pada ketingian 540 Mdpl, jenis tanah latosol. Koleksi tanaman yang ada meliputi
tanaman perkebunan(karet, kopi, cengkih, kakao, kelapa sawit, dan teh), tanaman hutan (jati, mahoni, sengon, suren, akasia, dan pinus), dan tanman buah ( durian, jeruk, manggis, apokat,lengkeng, dan rambutan), dan dilengkapi fasilitas mess mahasiswa sebanyak 20 kamar dengan kapasitas 200 orang.
Kebun Cangkringan
KP2 unit 2 di cangkringan, sleman luas sekitar 4 hektar pada ketinggia 1000 Mdpl jenis tanah regosol. saat ini menjadi lahan konservasi dan penghijauan dengan tanaman perkebunan, tanaman hutan, dan tanaman buah-buahan.
Kebun Maguwoharjo
KP2 Maguwoharjo INSTIPER
KP2 unit 3 di Maguwoharjo, sleman, luas sekitar 1,5 hektar pada ketinggian 118 Mdpl, jenis tanah latosol. saat ini dilengkapi dengan screen house seluas 180 m2, green house seluas 50 m2, dan akan dibangun green house seluas 10 m2. unit ini utama untu fasilitas penelitian tanaman semusim, dan tahunan, khususnya pada tahap pembibitan.
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merupakan organisasi kemahasiswaan di tingkat Institut yang fungsinya menampung berbagai minat dan bakat dari para mahasiswa INSTIPER. Unit Kegiatan Mahasiswa tersebut antara lain:
EKSTAKULIKULER MAHASISWA
Divisi
Organisasi Kemahasiswaan
BEMI
SMI
BEM Fakultas Pertanian
BEM Fakultas Teknologi Pertanian
BEM Fakultas Kehutanan
SM Fakultas Pertanian
SM Fakultas Teknologi Pertanian
SM Fakultas Kehutanan
Himpunan Mahasiswa Jurusan
IMADATA
HIMSEP
HIMATETA
HIMATEHAPE
HIMASYLVA
UKM Bidang Akademik
UKM KSR PMI unit 5
UKM Menwa
UKM Pramuka
UKM Metafisika
UKM Kopma
UKM Bidang Kerohanian
UKM Islam JNI
UKM Kristen Nehemia
UKM KMK Agustinus
UKM Kamadis
UKM Komunitas Hijau Daun
Divisi Tari
Divisi Theater
Divisi Musik
Divisi Rupa
UKM Bidang Lingkungan
UKM KMSL-MIC
UKM Mapala Kapakata
UKM Olahraga
Divis Futsal
Divisi Basket
Divisi Volley
Divisi sepak bola
Divisi Badminton
Divisi tenis meja
Kegiatan Kokurikuler (INSTIPER Academy)
NSTIPER Information Technology (IT) Academy
NSTIPER Robotic Academy
INSTIPER Drone Academy
INSTIPER Artificial Intelligence (AI) Academy
INSTIPER Multimedia Technology Academy
INSTIPER Internet of Things (IoT) Academy
INSTIPER Mechanical Electrical Techonology Academy
INSTIPER Smart Greenhouse Academy
INSTIPER Coffee Academy
INSTIPER Bakery Academy
NSTIPER Technopreneurship Academy
INSTIPER English Academy
INSTIPER Aquaculture & Aquaphonic Technology Academy
INSTIPER meiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan perkebunan terus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi. Kampus INSTIPER juga memiliki kemitraan strategis dengan 141 perusahaan diantaranya:[5]