Selasa, 1 April — Pemerintah Republik Indonesia menciptakan landasan untuk pembangunan yang disebut sebagai Repelita. Repelita I mulai dilaksanakan setelah sehari sebelumnya, Presiden Soeharto menandatangani Pengesahan RUU APBN Tahun Anggaran 1969/1970. Repelita ini dimulai dari Tahun Anggaran 1969/1970 hingga Tahun Anggaran 1973/1974.
Repelita I (1969—1974) fokus pada rehabilitasi prasarana penting dan pengembangan iklim usaha, dan investasi. Pembangunan sektor pertanian diberi prioritas, untuk memenuhi kebutuhan pangan sebelum membangun sektor-sektor lain. Sasaran yang ingin dicapai dalam Repelita I adalah pangan, sandang, perbaikan prasarana, perumahan rakyat, perluasan lapangan kerja, dan kesejahteraan rohani.
Juli
Sabtu s.d. Senin, 12-28 Juli — Untuk pertama kalinya, Pekan Wayang Indonesia dilaksanakan. Acara pagelaran wayang ini diprakarsai oleh Djaduk Djayakusuma yang saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Jakarta.
Selasa, 16 September — Presiden Soeharto meresmikan Irian Barat sebagai daerah otonom. Pemberian otonomi ini adalah untuk menyejajarkan Irian Barat dengan daerah-daerah lainnya.
Hari libur nasional di Indonesia
Hari-hari libur nasional Indonesia untuk tahun 1969: