Artikel ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia.(Juni 2023)
Istilah kekaisaran atau Imperium menyiratkan perluasan kedaulatan suatu Negara atau Bangsa atas wilayah-wilayah eksternal, yang membawahi banyak negara, suku, dan bangsa untuk membentuk suatu kesatuan politik raya. Di antara kekaisaran-kekaisaran besar dalam sejarah kemanusiaan dapat ditemukan, misalnya, Kerajaan Spanyol pertama kemudian, Kerajaan Inggris , yang pada zamannya disebut "kekaisaran tempat matahari tidak pernah terbenam", karena memiliki wilayah besar (seluruh dunia) di bawah kendali mereka.[1]
Raymond W. Goldsmith (1984), "An estimate of the size and structure of the national product of the Early Roman Empire", Journal of the International Association for Research in Income and Wealth30
Angus Maddison (2006). The Contours of the World Economy 1-2030 AD. Oxford University Press.
Colin McEvedy and Richard Jones (1978), "Atlas of World Population History", Facts on File (p.342-351). New York.
Sevket Pamuk (2005), "The Ottoman Empire in World War I". In Stephen Broadberry and Mark Harrison (2005), The Economics of World War I, p.112-136. Cambridge University Press. ISBN 0-521-85212-9.
Donald Quataert (2005). The Ottoman Empire, 1700-1922.