Ibrahim lahir dengan nama asli Abdul Wahab di Koto Kaciak dari pasangan Pahat dan Sari Aso. Ibrahim awalnya belajar agama di beberapa tempat seperti Pasir Lawas, Cangking, dan Padang Bubus. Di Padang Bubus, ia belajar kepada Syekh Muhammad Said yang merupakan mamaknya.[1] Ia juga pernah belajar di Makkah kepada Syekh Abdullah Affandi, ulama Makkah yang kemudian memberikan ijazah Naqsyabandiyah kepada Syekh Ibrahim.[2]
Syekh Ibrahim kembali ke Bonjol setelah lama belajar di Makkah. Ia mendirikan Surau Batu di Kampung Sawah dekat Pasar Kumpulan. Surau Kumpulan kemudian menjadi salah satu surau teramai di Pasaman dengan sebagian di antaranya berkunjung ke Kumpulan untuk bersuluk di surau Syekh Ibrahim.[3] Surau Kumpulan juga menjadi salah satu pintu masuknya Naqsyabandiyah kepada masyarakat Mandailing.[4]
Syekh Kumpulan disebutkan pernah melalui masa Perang Padri. Ia sempat bergabung ke pasukan Tuanku Imam Bonjol sebagai pemasang ranjau di sekitar Bonjol.[5]
Syekh Ibrahim Kumpulan wafat pada 1914. Ia dimakamkan di sebelah suraunya. Halakah di surau diteruskan oleh keluarga Syekh Ibrahim yang kemudian berkembang menjadi Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Kumpulan.[6]
van Bruinessen, Martin (1994). Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia: Survei Historis, Geografis, dan Sosiologis. Cetakan ke-2. Bandung: Mizan. ISBN979-433-000-0. Pemeliharaan CS1: Lokasi (link) Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
Chairullah (2016). Naskah Ijazah dan Silsilah Tarekat: Kajian Terhadap Transmisi Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah di Minangkabau. Padang: Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat. ISBN978-602-8742-99-3. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
Stibbe, D.G. (1918). Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië (H-M) (dalam bahasa Belanda). Leiden: E.J. Brill. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
Mustika, Ayu Nanda; Muslim, Kori Lilie; Munir, Miswar (2020). "Bentuk Ajaran Syekh Maulana Ibrahim al-Khalidi Kumpulan dalam Menyebarkan Islam di Minangkabau (Tinjauan Historis)". Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam. 10 (1): 91–110. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)