Pengakuan
Pada Oktober 2025, Daily News Egypt melaporkan bahwa Amerika Serikat, Britania Raya, Israel, Uni Emirat Arab, serta daftar tertutup yang terdiri atas 17 negara lainnya sedang mempertimbangkan untuk mengakui Somaliland dalam beberapa bulan mendatang.[2]
Pada 26 Desember 2025, Israel menjadi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa pertama yang secara resmi mengakui Republik Somaliland sebagai negara berdaulat dan merdeka, setelah kedua negara menandatangani deklarasi bersama "dalam semangat Perjanjian Abraham".[3][4]
Somaliland mengucapkan terima kasih kepada Israel dan menyampaikan apresiasi atas upayanya dalam memerangi terorisme serta mempromosikan perdamaian regional. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengundang Presiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi ke Israel untuk melakukan kunjungan kenegaraan, serta menyatakan kesediaannya untuk segera memperluas kerja sama dengan Somaliland di bidang pertanian, kesehatan, teknologi, dan perekonomian.[5][6][7]