Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
Naskah Kelileh va Demneh yang disalin pada 1429, dari Herat, melukiskan ssekor serigala yang mencoba menyesatkan singa.
Sebelumnya karya ini diterjemahkan ke dialek Pahlavibahasa Persia dan lalu ke bahasa Suryani sebelum ke bahasa Arab. Kemudian diterjemahkan ke bahasa-bahasa Eropa.
Thomas Irving (1980) menyatakan lebih lanjut bahwa cerita-cerita dari Afrika Utara dibawa ke Afrika di sebelah selatan Sahara dan dari sana lalu dibawa ke Amerika Utara oleh para budak-budak Afrika.
Penerjemahan
Buku ini awal mulanya diterjemahkan ke Bahasa Persia oleh Buzurjumhur dan Barzawaih, salah satu pegawai tinggi Kekaisaran Persia di zamannya. Ia diperintah raja untuk pergi India seraya mencari buku ini yang dikatakan bahwa buku ini bergudang ilmu pengetahuan dan moral.[1] Maka pergilah dia dan bertemu dengan bendahara negeri itu. Setelah berhasil berdiskusi, buku ini dibawalah ke Persia untuk diterjemah. Pada perkembangan selanjutnya, buku ini kemudian diterjemah ke bahasa Suryani. Adapun penerjemahan ke bahasa Arab, dimulai oleh Abdullah bin al-Muqaffa'. Setelah itu, Abdullah bin Hilal, pegawai Yahya bin Khalid, perdana menteri Abbasiyah, menerjemahkannya kembali. Adapun Sahl bin Naubah, menerjemah dan membuatnya sebagai syair supaya mudah dihafal. Sahl bin Harun kemudian hendak menandingi hikayat ini, tetapi sayang, buku tandingannya ini tiada diketemukan hingga kini.[1] Dari sinilah, orang-orang Eropa seperti Scholtens pada tahun 1786 menerjemah hikayat ini ke Bahasa Belanda, tetapi hanya hikayat singa dan lembu. Adapun, hikayat ini baru diterbitkan dengan lengkap oleh Baron de Sacy tahun 1816 M. Di Mesir, hikayat ini diterjemah pada 1249 H.[1]
Di Indonesia, hikayat semacam ini baru ditemui satu-dua saja. Cerita-cerita serupa ini ada dalam kesusasteraan bahasa Jawa kuno, dan bahasa Bali; dinamakan sebagai Hikayat Tantri. Dalam bahasa Melayu, ada dinamakan hikayat ini sebagai Hikayat Galilah dan Damunah. Naskah Melayu yang hanya bisa didapati adalah naskah Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi bernama Panca Tenderan. Hanya saja, ada 5 cerita yang diterjemah. Terjemah lengkap dilakukan oleh J.R.P.R. Goongrijp pada tahun 1876. Lain dari itu, didaati semacam hikayat serupa ini tetapi lain cerita, yakni Hikayat Bayan Budiman dan Hikayat Baktiar. Oleh sebab itulah, pada tahun 1943, Balai Pustaka memulai penerjemahan ini yang dilakukan oleh Ismail Djamil dari terjemahan Arab Kalilah dan Dimnah yang sudah berbelas kali dicetak ulang hingga tahun 2002.[2]
Isi Hikayat
Hikayat ini merupakan sebuah cerita bingkai dan kisah-kisah yang diceritakan dalam hikayat ini banyak menampilkan hewan-hewan dan binatang sebagai tokoh cerita.
Baidaba, seorang filsuf India yang hidup pada abad 3 Masehi. Menulis buku Hikayat Kalilah & Dimmah untuk Dabsyalim, Raja India. Karyanya mengandung kisah-kisah alegoris atau kiasan dalam bahasa binatang (fabel) yang dimaksudkan sebagai kritik dan nasihat kepada seorang raja yang lalim. Melalui fabel-fabelnya, Baidaba bermaksud meluruskan berbagai penyimpangan yang dilakukan sang Raja dalam sgenap sepak-terjang politik kekuasaan dan perjalanan hidupnya. Karena kandungan kearifannya sangat berbobot dan dituturkan dalam bahasa yang mudah dipahami, sehingga karyanya mampu bertahan hingga sekarang.
Pengarang
Dalam hikayat ini disebut bahwa pengarangnya bernama Baidapa. Konon nama ini merupakan sebuah bentuk yang sudah rusak dari nama Sanskerta Widyapati yang bisa diartikan sebagai "Raja Ilmu Pengetahuan". Sedangkan judul hikayat Kalila dan Daminah konon merupakan sebuah bentuk rusak dari Karna dan Damanataka.
Referensi
123Baidaba, ibn al-Muqaffa', dan Djamil (2002). hal.11-12
↑Baidaba, ibn al-Muqaffa', dan Djamil (2002). hal.13-14.
Bibliografi
Baidaba (penulis asli); ibn al-Muqaffa', Abdullah (penerjemah ke Bahasa Arab); Djamil, Ismail (penerjemah ke Bahasa Indonesia) (2002) . Hikayat Kalilah dan Dimnah. Jakarta:Balai Pustaka. ISBN 979-407-132-3.