Halaman dari Hikayat Abdullahyang ditulis dalam huruf Jawi, dari koleksi perpustakaan nasional Singapura. Edisi ini ditulis antara tahun 1840-1843, menggunakan cetakan batu, dan diterbutkan tahun 1849
Abdullah merupakan peranakan Arab dan Tamil, tetapi dibesarkan di tengah budaya Melayu di Melaka, yang pada saat itu baru saja dijajah Britania. Dia bekerja sebagai guru bahasa (munsyi). Pada awalnya dia mengajarkan bahasa Melayu kepada tentara keturunan India di garnisun Melaka, dan kemudian kepada para misionaris, pegawai dan pebisnis Britania dan Amerika Serikat. Dia pernah bekerja untuk Thomas Stamford Raffles sebagai juru tulis, menerjemahkan Injil serta teks agama Kristen lainnya untuk London Missionary Society di Malaka, dan menjadi pencetak untuk American Board of Missions di Singapura.[1] Dia juga pernah menerjemahkan beberapa fabel Hindu.[2]
Abdullah meninggal di Jeddah,[3] kemungkinan karena penyakit kolera, pada saat hendak menjalankan ibadah haji.[4]
Daftar karya
Abdullah terkenal karena menulis hikayat-hikayat yang bersifat realistis dan kontemporer.Abdullah Munsyi dianggap seorang pemikir yang melampaui abadnya.
↑Kurnia, Anton (2019). Ensiklopedia Sastra Dunia. Yogyakarta: Diva Press. hlm.22–23. ISBN978-602-391-662-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
↑Usman, B.A, Zuber (Tanpa Tahun). Kesusastreraan Baru Indonesia dari Abdullah bin Albdalkadir Munshi sampai kepada Chairil Anwar. Jakarta: Gunung Mas Djakarta. hlm.22.Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
↑Sweeney, Amin (2005). "Kisah Pelayaran Abdullah ke Mekah". Karya Lengkap Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Kepustakaan Populer Gramedia/École française d’Extrême-Orient.