Heritabilitas atau daya waris[1] adalah besaran bagi pengaruh keragaman genetik terhadap keragamanfenotipik dalam suatu populasi biologis. Besaran ini tidak berdimensi dan dinyatakan sebagai nisbah (rasio) dari dua varians (ragam). Dalam genetika terapan dikenal dua macam heritabilitas: heritabilitas arti luas, berupa nisbah varians genotipe terhadap varians fenotipe, dan heritabilitas arti sempit, berupa nisbah varians genetik aditif terhadap varians fenotipe.
Konsep dasar
Heritabilitas menempati posisi penting dalam analisis genetika populasi dan genetika kuantitatif, dan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan (assessment) metode seleksi yang tepat bagi suatu populasi pemuliaan. Heritabilitas bukan pengukur bagi besarnya komponen genetik yang terekspresikan pada suatu sifat, melainkan bagi besarnya komponen genetik pada keragaman yang teramati pada suatu sifat dalam populasi.