Sir Francis Galton adalah seorangsarjana dan ilmuwan asal Inggris yang menguasai berbagai bidang disiplin ilmu pengetahuan.[1] Salah satunya dalam bidang meteorologi, dia memberikan penejelasan tentang antisiklon juga sebagai salah satu pendorong ke arah petacuaca yang kita kenal sekarang ini (modern).[1] Dia juga mengembangkan bidang statistik dengan alat yang disebut papan kelereng Galton.[1] Dia jugalah yang meletakkan dasar-dasar eugenetika modern yang mana pada tahun 1904 dia mendirikan laboratorium di Universitas London untuk penelitian tentang eugenetika.[1] Dan sampai abad20 namanya masih dikaitkan dengan hal tersebut.[2] Seperti halnya Darwin (sepupu), ide-ide yang dia miliki memiliki kekurangan teori yang memadai, karya Mendel datang terlambat untuk memengaruhi kontribusi Galton dalam hal ini.[2][3]