Helen Singer Kaplan (6 Februari 1929–17 Agustus 1995) adalah seorang pelopor di bidang terapi seksAustria-Amerika dan pendiri klinik pertama di Amerika Serikat yang menangani gangguan seksual dan dibangun di sebuah sekolah kedokteran. Ia terkenal karena upayanya untuk menggabungkan beberapa wawasan dan teknik psikoanalisis dengan metode perilaku.[1]
Ia juga dijuluki "Ratu Seks" karena perannya sebagai pelopor terapi seks selama revolusi seksual di Amerika tahun 1960-an, dan karena dukungannya terhadap pemikiran bahwa orang harus menikmati aktivitas seksual semaksimal mungkin, alih-alih menganggapnya sebagai sesuatu yang kotor atau berbahaya. Tujuan utama dari disertasinya adalah untuk mengevaluasi disfungsi psikoseksual karena sindrom ini merupakan salah satu keluhan medis yang paling umum, mengkhawatirkan, dan menyedihkan di zaman modern.[2]
Kehidupan awal dan pendidikan
Kaplan lahir di Wina, Austria, pada tanggal 6 Februari 1929 dari pasangan Sigmund dan Sofie Singer.[3] Ia juga merupakan anak tiri dari Henri Tourneau, salah satu pendiri perusahaan jam tangan Tourneau.[4]
Sebagai seorang psikolog dan psikiater, Kaplan memandang respons seksual manusia sebagai fenomena trifasik, yang terdiri dari fase-fase yang terpisah namun saling terkait: hasrat, gairah, dan orgasme.[5] Dia menyimpulkan bahwa gangguan fase “hasrat” adalah yang paling sulit untuk diobati, karena berhubungan dengan kesulitan psikologis yang mendalam.[6] Meskipun tidak begitu populer di kalangan masyarakat seperti peneliti seksWilliam Masters dan Virginia. Kaplan adalah seorang ahli di bidangnya. Bekerja sebagai profesor klinis psikiatri, pada tahun 1970, ia mendirikan Program Seksualitas Manusia di Klinik Payne Whitney, salah satu klinik psikiatri paling terkenal di negara itu dan bagian dari kompleks Rumah Sakit New York-Cornell MedicalCenter.[7]
Dari tahun 1960 hingga ia mendirikan programnya di Klinik Payne Whitney, Kaplan menjadi profesor psikiatri di New York Medical College dan seorang psikiater yang bekerja di Rumah Sakit Metropolitan, Flower, dan B.S. Coler. Di Medical College dan Rumah Sakit Metropolitan Center, ia juga menjabat sebagai kepala layanan psikosomatik dan konsultasi, wakil direktur Unit Terapi Perilaku, ketua Program Pengajaran Ilmu Perilaku, dan direktur program program untuk wanita dengan anak-anak.[7] Kaplan menulis banyak buku, dan tentu saja buku-buku itu memiliki efek yang sangat penting.[4] Dr. Kaplan diakui dengan 110 publikasi, termasuk “Terapi Seks Baru: Pengobatan Aktif Disfungsi Seksual” (Random House, 1974), ”Gangguan Hasrat Seksual dan Konsep dan Teknik Baru dalam Terapi Seks” (Brunner-Mazel, 1979), dan ”Evaluasi Gangguan Seksual: Aspek Psikologis dan Medis” (Brunner, 1983).[7]
Kaplan menikah dua kali. Pada tahun 1953, dia menikah dengan psikiater Harold Kaplan.[1] Mereka memiliki tiga orang anak, Phillip Kaplan, Peter Kaplan, dan Jennifer Kaplan-D'Addio, sebelum bercerai pada tahun 1968. (Dia kemudian menikah dengan aktris Nancy Barrett).[8] Selain itu, dia tidak hanya dikenang oleh anak-anaknya, tetapi juga oleh suami keduanya, pendiri Toys “R” Us, Charles Lazarus, serta cucu-cucunya, Alexander D'Addio dan Wildon Kaplan.[9] Pada tahun 1995, dia meninggal dunia akibat kanker pada usia 66 tahun.[1]