Aktivisme
Haven Coleman pertama kali tertarik pada isu lingkungan saat berusia sepuluh tahun, setelah mengetahui bahwa hewan favoritnya, kukang, terancam akibat deforestasi. Ia kemudian membuat perubahan besar dalam gaya hidupnya, terinspirasi oleh prinsip hidup berkelanjutan. Pelatihannya di Climate Reality Project memperdalam pengetahuannya tentang isu lingkungan.[8]
Terinspirasi oleh aktivisme berani Greta Thunberg dan mogok iklim pemuda di Eropa, pada Januari 2019, saat berusia 13 tahun, Coleman mulai melakukan protes di depan gedung-gedung bisnis atau pemerintah, seperti Colorado State Capitol. Setiap hari Jumat, ia melakukan mogok untuk menuntut tindakan politik terkait kualitas udara, penutupan pembangkit batu bara, energi terbarukan, dan isu terkait lainnya. Ia juga mengirimkan e-mail kepada pejabat terpilih mengenai isu ini. Aktivismenya membuatnya sering dibully oleh teman-temannya di sekolah yang menganggap tindakannya terlalu ekstrem.[9]
Awalnya Coleman melakukan protes sendirian hingga akhirnya berhasil mendirikan US Youth Climate Strike bersama Isra Hirsi dan Alexandria Villaseñor. Sejak itu, aksi mogok iklim dilakukan di banyak negara bagian di Amerika Serikat. Pada 15 Maret, diadakan aksi protes pemuda internasional yang melibatkan lebih dari 120 negara.[10]
Coleman menjadi viral setelah berbicara dengan Senator negara bagian Cory Gardner mengenai pencemar karbon dalam forum publik di balai kota. Ia mendesak Gardner untuk bertindak dan menawarkan diri untuk mengorganisir gerakan akar rumput, tetapi Gardner menolak.[11]
Keberaniannya menarik perhatian Al Gore, yang mengundang Coleman untuk berbicara dalam kampanye 24 Hours of Reality yang diselenggarakan oleh The Climate Reality Project.[11]
Saat ini, Coleman sedang mengerjakan Arid Agency, sebuah inisiatif yang bertujuan mempercepat kampanye keadilan lingkungan dan sosial.[12]