Afrika Selatan memiliki sejarah yang kaya mengenai status legal dan sosial lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Hal ini merupakan buah dari adat istiadat, imperialisme barat, apartheid dan pergerakan hak asasi Afrika Selatan. Konstitusi Afrika Selatan setelah dihapuskannya apartheid merupakan konstitusi yang pertama melarang diskriminasi berdasarkan orientasi seksual di dunia. Pada 1 Desember 2006, Afrika Selatan mencetak sejarah sebagai negara kelima di dunia dan negara pertama di Afrika yang melegalisir pernikahan sesama jenis.