Laporan jalannya balapan
Tim Ferrari memeriksa mobil Charles Leclerc semalam setelah kecelakaan yang menimpa dirinya di babak kualifikasi. Masalah utamanya adalah kotak persneling Leclerc, tetapi masalah itu sudah teratasi, dan diharapkan Leclerc akan memulai jalannya balapan ini di posisi terdepan. Pada hari balapan, Leclerc membawa mobilnya keluar dari pit pada putaran pengintaian ke grid, dan terdeteksi adanya kerusakan pada poros penggerak kiri. Tidak ada cukup waktu untuk memperbaiki masalah tersebut sebelum dimulainya balapan ini, sehingga Leclerc tidak memulai jalannya balapan ini.[15] Tim Ferrari kemudian menemukan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh hub poros penggerak kiri-belakang yang retak.[16]
Karena kegagalan Leclerc untuk memulai jalannya balapan ini, maka posisi terdepan di grid tetap dibiarkan kosong, dan meninggalkan Max Verstappen sebagai pole-sitter secara de facto, meskipun dia berbaris di posisi grid kedua. Pada awal balapan, Valtteri Bottas sedikit lebih baik dari Verstappen, tetapi Verstappen mampu menyalip Bottas untuk memimpin jalannya balapan ini di tikungan pertama. Bottas kemudian terpaksa harus rela tersingkir dari balapan ini di pit-stop yang dijadwalkan pada putaran ke-30, ketika timnya tidak dapat melepaskan roda depan kanannya karena mur roda yang dilucuti, sehingga mempromosikan Carlos Sainz ke posisi kedua dan Lando Norris ke posisi ketiga.[17]
Verstappen masuk ke dalam pit untuk mengganti ban yang baru pada putaran ke-34. Sergio Pérez memimpin sebagian besar putaran ke-35 sebelum dipanggil untuk masuk ke pit di akhir putaran yang sama, dan ini berarti Verstappen secara resmi memimpin semua putaran melalui pit stop. Pérez menggunakan strategi pit untuk meningkatkan posisinya ke posisi keempat, di mana dia menyelesaikan balapan ini. Podium dibentuk oleh pembalap yang sama di posisi tersebut di titik tengah balapan: Verstappen di depan, Sainz di posisi kedua, dan Norris di posisi ketiga. Pérez, yang finis di posisi keempat, mendekati Norris tetapi tidak dapat melewatinya sebelum balapan ini berakhir. Sebastian Vettel dan Antonio Giovinazzi mencetak poin pertama mereka di musim ini, di mana mereka berdua masing-masing finis di posisi kelima untuk tim Aston Martin dan ke-10 untuk tim Alfa Romeo Racing. Ini juga merupakan poin yang pertama bagi tim Alfa Romeo di musim ini.[18][19] Lewis Hamilton, yang finis di urutan ketujuh, memanfaatkan pergantian ban di akhir balapan untuk menantang dan mencetak putaran tercepat balapan, dan memperoleh satu poin kejuaraan dunia tambahan.
Tiga mantan pemenang Grand Prix Monako, yaitu Kimi Räikkönen, Daniel Ricciardo, dan Fernando Alonso, semuanya finis satu putaran di belakang pemenang balapan ini, yaitu Verstappen, dan kehilangan poin dengan finis di posisi ke-11, ke-12, dan ke-13.[18][19] Perolehan poin tertinggi Verstappen dan Pérez, bersama dengan tersingkirnya Bottas dan Hamilton yang finis di posisi ketujuh, sudah cukup untuk mendorong tim Red Bull untuk naik ke posisi terdepan di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Konstruktor, dan Verstappen ke posisi terdepan di dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Pembalap. Ini adalah pertama kalinya sejak Grand Prix Inggris 2018 di mana tim Mercedes sama sekali tidak memimpin klasemen kejuaraan dunia mana pun. Ini juga pertama kalinya Verstappen menjadi pemimpin poin di dalam karier Formula Satu-nya.[20] FIA menyatakan bahwa pihaknya sudah terbuka untuk mengusulkan perubahan tata letak di masa mendatang guna meningkatkan kegembiraan di lintasan di tempat tersebut, setelah balapan ini hanya menghasilkan satu kali aksi menyalip di lintasan.[21][d]
Pasca-perlombaan
Bos tim Mercedes, yaitu Toto Wolff, mengakui bahwa mereka mengalami akhir pekan yang buruk.[23] Tim McLaren mengakui pihaknya tidak menduga jika mereka akan cukup kompetitif untuk meraih hasil podium.[24] Setelah kecelakaan yang menimpa Leclerc di sesi kualifikasi, direktur balapan FIA, yaitu Michael Masi, menyatakan bahwa FIA sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memperkenalkan aturan di mana pembalap yang menyebabkan bendera merah di sesi kualifikasi akan dihapus catatan waktu putarannya, untuk menghindari kemungkinan pembalap melakukan kecelakaan secara sengaja untuk mencegah pembalap yang lain memperbaiki catatan waktunya, meskipun Masi mengatakan bahwa dia yakin bahwa kecelakaan yang menimpa Leclerc di sesi kualifikasi adalah kesalahan pembalap yang sebenarnya.[25] Arah siaran Télé Monte Carlo dikritik setelah memotong adegan duel antara Vettel dengan Pierre Gasly di putaran ke-32 dan menayangkan ulang adegan Lance Stroll yang menabrak trotoar di pintu keluar tikungan Piscine Pool. Video tersebut kemudian menjadi meme internet.[26]